BerandaMataramLatih Mental Bertanding, Enam Atlet Atletik akan Bertarung di Jatim Open

Latih Mental Bertanding, Enam Atlet Atletik akan Bertarung di Jatim Open

Mataram (Inside Lombok) – Sebanyak enam atlet atletik Kota Mataram akan berlaga di Jatim Open awal Mei 2026 ini. Keenam atlet tersebut akan bertanding pada nomor yang berbeda-beda.

Ketua Pelatih Atletik, I Made Budiasa, mengatakan keenam atlet yang akan ikut bertanding tersebut berdasarkan hasil seleksi yang sudah dilakukan dari 18 atlet yang ada. “Untuk nomornya ada yang 100 meter, 400 meter, estafet 4X100 putra dan lainnya. Target semoga bisa memberikan yang terbaik,” katanya Senin (27/4/2026) sore.

Made optimis salah satu dari enam atlet yang diikutsertakan dalam event Jatim Terbuka itu bisa mendapatkan medali emas. Karena salah satu atlet yang paling menonjol yaitu Mirawan. “Di U-20 juga ada Arian dan 4X100 dan 4X4 juga kita andalkan,” katanya.

Atlet Kota Mataram yang ikut ini sambung Made juga pernah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan juga Pekan Olahraga Mahasiswa. Atlet di cabor atletik ini sudah mendapatkan medali perunggu. “Mirawan dapat perunggu. Hasil dari latihan Mirawan,” katanya.

Ketua KONI Kota Mataram, Firadz Pariska mengatakan Jatim Open merupakan ajang yang cukup bergengsi. Pasalnya, Provinsi Jatim banyak mencetak atlet-atlet di tingkat nasional. “Jatim provinsi yang besar dan banyak melahirkan atlet nasional. Dari skala dan rating kegiatan tentu sudah seperti kejurnas,” katanya.

Dikatakannya, berdasarkan informasi yang didapatkan beberapa atlet terbaik di Indonesia akan ikut pada event tersebut. Sehingga melalui kegiatan ini, atlet di Kota Mataram juga bisa melatih mental untuk bertanding. “Ini sangat baik sekali untuk atlet kita mental bertandingnya. Agar lebih percaya diri dan berhadapan atlet nasional,” kataya.

Keikutsertaan pada Jatim Open ini juga bagian dari evaluasi KONI Kota Mataram dan juga pelatih terhadap kualitas para atlet. “Menambah jam terbang lagi. Semakin sering bertanding dan berhadapan dengan atlet nasional maka mental akan lebih terasah lagi,” tegasnya.

Bahkan sambung Firadz, event-event di dalam maupun di luar daerah akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menunjukkan kemampuan para atlet. “Setiap kejurnas selama memiliki waktu dan memang sesuai pembinaan kita akan kirimkan atlet kita,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer