Mataram (Inside Lombok) – Jemaah calon haji (JCH) kloter I asal Lombok Timur (Lotim) yang dirujuk ke RSUD Provinsi NTB akibat anemia kini menunjukkan perbaikan kondisi. Kadar hemoglobin (HB) jemaah tersebut meningkat dari lima g/dL menjadi sembilan g/dL setelah menjalani perawatan.
Penanggung Jawab Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Calon Haji Provinsi NTB di Asrama Haji Embarkasi Lombok, H. Suparlan, mengatakan kondisi jamaah terus dipantau sebelum diputuskan untuk diberangkatkan. “Kemarin kita rujuk karena anemia HB-nya lima. Sekarang Alhamdulilah naik menjadi sembilan,” kata Suparlan, Kamis (23/4/2026).
Meski mengalami perbaikan, jamaah tersebut belum dapat diberangkatkan bersama kloter lainnya karena masih memerlukan observasi lanjutan. “Kita akan observasi lagi mungkin ada keluhan penyakit lainnya,” katanya.
Panitia haji saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim medis di rumah sakit untuk memastikan kondisi jemaah benar-benar pulih. “Kita masih tunggu informasi dari dokter di rumah sakit hasil pemeriksaan. Mungkin ada penyakit lainnya,” ungkapnya.
Sebelumnya, sebanyak 389 jemaah asal Lotim masuk asrama haji pada 21 April. Dari jumlah tersebut, dua jamaah ditunda keberangkatannya dari Kloter 1, masing-masing karena anemia dan satu lainnya mengalami patah tulang paha yang memerlukan penanganan intensif sehingga dijadwalkan berangkat pada musim haji 2027.

