Perkuat Rekor Nasional, Zohri Dipastikan Lolos Olimpiade 2020 di Jepang

Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri memberi penghormatan kepada bendera Merah Putih saat upacara pengukuhan kontingen Asian Games XVIII di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (5/8/2018). (Inside Lombok/Antara Foto/Puspa Perwitasari)

Mataram (Inside Lombok) – Lalu Muhammad Zohri kembali menorehkan prestasi. Sprinter muda Indonesia asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut memastikan dirinya masuk ke dalam daftar pelari yang akan mengikuti Olimpiade 2020 di Jepang.

Hal itu dipastikan Zohri setelah tampil dalam Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Minggu (19/05/2019). Turun di nomor andalannya, sprinter 18 tahun tersebut finish di posisi ketiga dengan catatan waktu 10.03 detik untuk 100 meter putra.

Zohri sendiri hanya memiliki selisih waktu 0.03 detik dari juara pertama, yaitu sprinter asal Amerika Serikat, Justlin Gatlin, yang berhasil finish dengan catatan waktu 10.00 detik. Sementara di peringkat ke dua adalah sprinter tuan rumah, Kiryu Yoshihide, dengan catatan waktu 10.01 detik.

Catatan waktu Zohri pada Seiko Golden Grand Prix 2019 sendiri dapat memecahkan rekor nasional miliknya pada ajang Atletik Asia di Qatar pada April 2019 lalu, yaitu dengan catatan waktu 10.13 detik. Rekor kecepatan lari 10.03 detik yang dimiliki Zohri sekarang sekaligus menandakan dirinya sebagai pelari tercepat yang dimiliki Asia Tenggara untuk nomor lari 100 meter.

Seperti dikutip dari viva.co.id, Kepala Humas Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB. PASI), Hendri Firzani, menyatakan bahwa Zohri dipastikan tampil di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Mengingat limit (batas, Red) yang ditentukan bagi pelari di ajang multi event terbesar dunia itu adalah 10.05 detik.

“Lagi-lagi, Zohri berhasil pecahkan rekornas. Dia lolos ke Tokyo, karena catatan waktunya di Osaka masuk limit. Limit Olimpiade 10.05 detik. Kejuaraan di Osaka, masuk kualifikasi Olimpiade,” ujar Hendri.

Zohri sendiri menjadi satu-satunya atlet dari Asia Tenggara yang bertarung di final nomor lari 100 meter putra dalam Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka. Dari Sembilan (9) sprinter yang mengikuti babak final, tiga (3) di antaranya merupakan pelari dari Amerika Serikat dan lima (5) orang lainnya adalah sprinter dari Jepang.