28.5 C
Mataram
Senin, 24 Juni 2024
BerandaPendidikanTumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Anak, SDN 23 Mataram Tetap Aktifkan Program Polisi Siswa

Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Anak, SDN 23 Mataram Tetap Aktifkan Program Polisi Siswa

Mataram (Inside Lombok) – Program polisi siswa di SDN 23 Mataram sudah berjalan cukup lama, yaitu sejak tahun 2019 lalu. Program ini pun masih aktif sampai sekarang, untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan para siswa.

Kepala SDN 23 Mataram, Asmawati Aziz mengatakan program polisi siswa ini diberlakukan setiap bulan secara bergantian. Di mana, masing-masing siswa dari kelas IV hingga kelas VI memiliki perwakilan dua siswa.

“Bagaimana siswa ini memiliki jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab, membantu guru dan teman-temannya. Pemilihannya itu setiap satu bulan sekali,” katanya, Rabu (15/5) di ruangannya.

Ia mengatakan pemilihan setiap bulan ini dilakukan agar semua siswa bisa mendapatkan giliran untuk menjadi pemimpin bagi teman-temannya. Karena nantinya tugas dari polisi siswa ini yaitu menggerakan teman-temannya untuk mengikuti kegiatan sekolah. “Jadi di situ dipilih oleh gurunya. Dilihat dari kedisiplinannya ketika di sekolah. Misalnya datangnya lebih pagi dari teman-temannya dan kategori lainnya,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sebagai tanda siswa tersebut menjadi polisi siswa, guru memasangkan rompi siswa dan digunakan setiap hari. “Itu digunakan selama sebulan penuh. Sengaja memilih satu bulan ini agar bisa bergantian dengan temannya,” kata Asma.

Program ini juga sudah diikutsertakan dalam kegiatan lomba inovasi dan mendapatkan peringkat kedua. Program-program di SDN 23 Mataram tetap dilakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi. “Kita sudah evaluasi kegiatan dan ada perbaikan-perbaikan. Karena kalau kemarin dipilih oleh guru tapi sekarang yang pilih juga para guru,” kata Asma.

Pihak sekolah juga melibatkan orang tua di program sekolah. Dengan begitu pembentukan karakter bukan hanya tugas sekolah melainkan juga para orang tua. “Kan ada tipe anak yang hanya hebat di sekolah, tapi di rumah tidak peduli sama keluarganya,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer