26-29 Desember Gelombang Tinggi, Hati-hati di Perairan Ini

Ilustrasi (Sumber foto: portalsatu.com)

Mataram (Inside Lombok)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk beberapa wilayah. Peringatan dini gelombang tinggi ini dimulai Rabu (26/12/18) hingga sabtu (29/12/18) mendatang, pukul 07:00 WIB

Tinggi gelombang diperkirakan mencapai sekitar 1,25 hingga 2,5 meter dan 2,5 hingga 4 meter. Termasuk diantaranya Selat Bali, Selat Lombok dan Selat Alas.

Berikut ini wilayah yang berpeluang tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter:

  • Perairan utara sabang
  • Perairan sabang Banda aceh
  • Perairan barat aceh hingga kepulauan mentawai
  • Perairan enggano – bengkulu
  • Perairan barat lampung
  • Samudra hindia barat sumatera
  • Selat sunda bagian Selatan
  • Perairan selatan jawa hingga pulau sumba
  • Selat bali-selat Lombok- selat alas selatan
  • Selat sumba bagian barat
  • Perairan pulau sawu hingga pulau rote-kupang
  • Laut Timor selatan NTT
  • Laut sawu hingga selat ombai
  • Perairan selatan Flores
  • Samudera hindia selatan jawa hingga ntt
  • Laut natuna bagian utara
  • Perairan utara kepulauan anambas hingga kepulauan natuna
  • Laut jawa bagian barat
  • Laut Flores
  • Perairan kepulauan baubau – kepulauan wakatobi
  • Laut Banda bagian utara
  • Perairan selatan ambon
  • Perairan selatan kepulauan sermata hingga kepulauan tanimbar
  • Laut arafuru
  • Peraiaran kepulauan kei – aru
  • Perairan fakfak – kaimana
  • Perairan amamapare – agats
  • Laut sulawesi
  • Perairan utara sulawesi
  • Perairan bitung – manado
  • Laut maluku bagian utara
  • Perairan halmahera
  • Laut halmahera
  • Perairan rajaampat
  • Perairan utara jayapura – sarmi

Tinggi gelombang 2,5 hingga 4,5 meter berpeluang di perairan utara manokwari, perairan utara biak, dan samudra pasifik utara halmahera hingga papua

Melalui surat yang dikeluarkan BMKG peluang gelombang tinggi ini karena terdapat pola tekanan rendah 1004 hPa dan 1007 hPa di samudra pasifik utara Papua dan laut Cina selatan dan kecepatan angin yang tinggi, yaitu sekitar 5-25 knot.

BMKG juga tak lupa mengingatkan bagi masyarakat yang tinggal atau beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.