Kejari Lotim Didesak Segera Selesaikan Kasus Dugaan Tipikor Distan Lotim

76
Massa HMI saat demonstrasi di depan Kantor Kejari Lotim, Senin (18/07/2022). (Inside Lombok/M.Denin Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Lotim gelar akai demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim pada Senin (18/07). Massa mendesak kepada pihak Kejari Lotim untuk segera menyelesaikan dugaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) terkait Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di Dinas Pertanian (Distan) Lotim.

“Kasus ini sudah beberapa tahun berjalan tapi belum menemukan titik terang, kami minta tersangka segera ditahan,” ucap Zul Huda Apriadi selaku Ketua HMI MPO Lotim saat orasi di depan kantor Kejari Lotim, Senin (18/07).

Adapun massa meminta agar nama-nama tersangka kasus alsintan ini segera ditangkap, terlebih barang bukti dari kasus tersebut telah disita dan juga pemeriksaan saksi-saksi sudah selesai dilakukan.

“Apa harus menunggu hasil audit BPKP dulu baru ditahan?, kami takutnya nanti ada konspirasi pada kasus ini,” ungkapnya.

Selain itu, massa juga meminta untuk mengusut kasus-kasus lain di Lotim yang diduga terdapat penyelewengan anggaran. hal itu diminta agar penggunaan anggaran bisa terealisasikan dengan jelas.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Lotim, Lalu Moh Rasyid mengatakan bahwa kasus alsintan tersebut masih menunggu hasil audit dari BPKP terkait berapa jumlah kerugian negara. “BPKP kan tidak hanya melayani kasus di Lotim saja tapi juga banyak juga kasus lain dari luar daerah, kita sih harapkan secepatnya bisa selesai,” tuturnya pada Inside Lombok.

Rasyid menuturkan bahwa pihak Kejari Lotim sudah berkunjung langsung ke BPKP pada 15 Juli lalu untuk menindaklanjuti hasil audit kasus alsintan tersebut, serta sudah diketahui bahwa hasil audit sudah final dilakukan.

“Kita tetap berkoordinasi juga dengan BPKP, alhamdulillah hasil audit sudah selesai dan tinggal menunggu hasil resmi yang akan dikirim ke Kejari,” katanya. Nantinya setelah mendapatkan hasil resmi dari BPKP maka pihak Kejari Lotim akan langsung menggelar ekspose untuk menetapkan tersangka dan juga total kerugian negara yang ditimbulkan.

“Mudah-mudahan hasilnya bisa segera kita dapatkan dan kita langsung lakukan ekspos,” jelasnya.

Adapun beberapa indikasi penyelewengan anggaran oleh massa yang diminta segera diusut oleh Kejari bahwa Rasyid meminta agar membuat laporan beserta bukti yang jelas, hal itu dimaksud agar proses bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya dugaan-dugaan liar.

“Silahkan laporkan beserta bukti pendukungnya, kita siap kok dan ini langkah kita untuk menjadikan wilayah bebas korupsi,” pungkasnya. (den)