Lombok Timur (Inside Lombok) – Aparat Kecamatan Labuhan Haji mengamankan dua pelajar yang masih berstatus siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) karena kedapatan bermesraan di kawasan lapak Pantai Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (23/1/2026). Penindakan dilakukan saat patroli rutin oleh Camat Labuhan Haji bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kedua pelajar tersebut diamankan setelah petugas mendapati mereka berada di dalam salah satu lapak dalam kondisi berpelukan. Usai diamankan, keduanya langsung dibawa ke Kantor Camat Labuhan Haji untuk diberikan pembinaan dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatan yang dinilai tidak pantas, terlebih masih berstatus sebagai pelajar.
Kasi Trantibum Kecamatan Labuhan Haji, Akmal Moestopa, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan penindakan dilakukan setelah petugas menemukan pasangan pelajar itu secara langsung saat patroli berlangsung. “Benar, kami mendapati sepasang pelajar sedang berpelukan di dalam lapak,” ujar Akmal.
Menurut Akmal, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelajar tersebut mengaku hanya melepas rindu karena sedang menjalin hubungan asmara. Keberadaan mereka di dalam lapak sempat terlihat dari luar sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.
Akmal menambahkan, kedua pelajar datang ke Pantai Labuhan Haji dengan mengendarai sepeda motor secara berboncengan. Setibanya di lokasi, pelajar laki-laki sempat melepas seragam sekolah sebelum mengajak pasangannya masuk ke dalam lapak.
“Kami temukan mereka saat patroli, sementara teman pelajar laki-laki yang bersama mereka langsung melarikan diri ketika melihat petugas datang,” jelasnya.
Ia juga menyebut kawasan lapak di sepanjang Pantai Labuhan Haji kerap disalahgunakan untuk aktivitas negatif, seperti konsumsi minuman keras, perbuatan asusila, hingga bolos sekolah. “Karena itu, kami akan terus mengintensifkan patroli dan penertiban di kawasan tersebut agar tidak lagi disalahgunakan,” pungkas Akmal.

