26.5 C
Mataram
Rabu, 25 Februari 2026
BerandaMataramPemkot Mataram Gelar Pasar Rakyat, Cabai Rawit Langsung Ludes

Pemkot Mataram Gelar Pasar Rakyat, Cabai Rawit Langsung Ludes

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram menggelar pasar rakyat tahap kedua selama tiga hari pada 24–26 Februari 2026 di sejumlah lokasi di Kota Mataram. Kegiatan yang dimulai di Kelurahan Jempong pada Selasa (24/2/2026) ini diserbu masyarakat, terutama untuk komoditas cabai rawit yang habis terjual karena dijual lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, mengatakan pasar rakyat selama Ramadan digelar di tiga lokasi berbeda. Untuk tahap ini dilaksanakan di Kelurahan Jempong, kemudian pada Rabu 25 Februari di Jalan Gegutu Timur Rembiga, dan Kamis 26 Februari di Kelurahan Kekalik Jaya.

Ia menjelaskan, harga kebutuhan pokok di bazar lebih rendah dibandingkan di pasar umum. “Kalau di bazar ini harganya Rp95 ribu per kg. Kalau di pasar induk kan Rp100 per kg. Di pasar lain itu sampai Rp110 ribu per kg. Ini yang paling diserbu pembeli,” katanya, Selasa (24/2/2026).

Selain cabai rawit, bawang merah juga banyak dibeli warga. Harga bawang merah di pasar mencapai Rp40 ribu per kilogram, sedangkan di bazar dijual Rp31 ribu per kilogram. Dinas Perdagangan menyiapkan 50 kilogram cabai rawit dan 80 kilogram bawang merah, dan seluruhnya habis terjual. “Minyakita juga diserbu sama masyarakat. Tadi harganya Rp15.500. Masyarakat mendapatkan sesuai HET makanya diserbu,” ungkapnya.

Untuk beras SPHS, disiapkan sebanyak satu ton dengan harga Rp58 ribu per 5 kilogram, dan tersisa sekitar lima kantong. Sementara telur dijual Rp53 ribu per tray, lebih rendah dibandingkan harga pasar Rp56 ribu per tray. “Untuk telur itu Rp53 ribu per tray. Kalau di pasar Rp56 ribu per tray,” katanya.

Sri Wahyunida menambahkan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan saat safari Ramadhan wali kota dan wakil wali kota di enam kecamatan. “Kita akan bawa komoditas yang mengalami kenaikan. Itu wacana kita besok. Kita akan gelar pagi operasi pasar murah (OPM),” katanya.

Ia menegaskan persediaan kebutuhan pokok di Kota Mataram masih aman dan masyarakat diminta tidak panik. “Kita akan gelar di enam kecamatan dan kita tetap jaga stok itu,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer