Mataram (Inside Lombok) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar talkshow Ramadhan di pusat perbelanjaan di Kota Mataram dengan tajuk “Gerakan Zakat BAZNAS NTB Menguatkan Indonesia”. Kegiatan ini disebut sebagai yang pertama di Indonesia karena dilaksanakan di mal dan melibatkan masyarakat luas.
Ketua BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Baznas NTB. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi sejarah baru dalam gerakan zakat nasional.
“Ini luar biasa. BAZNAS NTB dengan dukungan penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernur berhasil menyelenggarakan acara yang sangat luar biasa. Ini adalah provinsi pertama di Indonesia yang mengadakan acara zakat dengan konsep seperti ini, apalagi lokasinya dilakukan di mall,” ujar Rizaludin di sela-sela acara.
Rizaludin menegaskan, BAZNAS RI menjamin pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilakukan secara profesional dan transparan. Ia menekankan tidak ada toleransi terhadap penyimpangan dalam penyaluran dana umat.
“Kami tidak mentolerir penyaluran zakat di luar asnaf (golongan yang berhak) dan peruntukannya. Kami yakin pengelolaan di BAZNAS NTB sudah sejalan dengan koridor hukum Islam. Semua dana yang masuk disalurkan kepada 8 golongan yang telah ditentukan dalam Al-Qur’an,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya prinsip 3A dalam pengelolaan zakat, yakni Aman Syar’i sesuai hukum Islam, aman regulasi sesuai hukum positif, serta aman NKRI untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, keberhasilan Baznas NTB dalam menguatkan gerakan zakat tidak terlepas dari sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB.
Rizaludin menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pimpinan daerah yang menjadikan zakat sebagai instrumen dalam pembangunan ekonomi umat di NTB. Kegiatan talkshow ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat selama Ramadhan.

