Lombok Timur (Inside Lombok) – Seorang balita yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, akhirnya ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (11/3). Korban bernama Muhammad Rafid Zaki (2,5) ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA di area DAM aliran sungai setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (8/3) pagi.
Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh seorang warga yang hendak mandi di lokasi tersebut. “Lokasi penemuan sekitar tiga kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan korban hilang,” ujarnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dari lokasi penemuan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini bermula ketika korban dilaporkan hilang saat bermain di depan rumahnya pada Minggu (8/3) pagi. Saat itu ibu korban meninggalkan anaknya sekitar 30 menit, namun ketika kembali balita tersebut sudah tidak berada di lokasi.
Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir lingkungan sekitar rumah hingga aliran sungai yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban. Karena tidak menemukan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Pos SAR Kayangan, aparat kecamatan dan desa, kepolisian, BPBD Lombok Timur, Satpol PP, Damkar, Tagana, relawan, serta masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

