Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan kepada pedagang korban kebakaran Pasar Pringgabaya di Kecamatan Pringgabaya, Selasa (5/5). Bantuan diserahkan di aula Kantor Camat Pringgabaya kepada pelaku usaha yang terdampak dan kehilangan sumber penghidupan akibat kebakaran tersebut.
Bupati Lotim, Haerul Warisin, menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung saat kejadian. Ia menjelaskan bahwa saat musibah terjadi, dirinya berada di Jakarta untuk mengupayakan solusi bagi sekitar 176 ribu warga Lotim, yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan.
Dalam arahannya, Haerul Warisin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memulihkan fungsi pasar agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan. Namun, ia menyebut proses pemulihan membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan perencanaan, penganggaran, serta ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah juga meminta para pedagang untuk bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Ia memastikan bahwa upaya tersebut menjadi prioritas agar roda perekonomian masyarakat tidak terhenti dalam waktu lama.
Melalui program pemberdayaan Baznas untuk asnaf miskin, setiap pedagang menerima bantuan tunai sebesar Rp2 juta. Bupati mengakui nilai bantuan tersebut belum sebanding dengan kerugian yang dialami, namun diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan kerugian yang dialami, tetapi ini adalah bentuk perhatian dan upaya menjaga kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, Bappeda, Inspektorat, Camat Pringgabaya, unsur TNI, serta para pedagang korban kebakaran Pasar Pringgabaya.

