16 Persen Kasus Covid-19 di NTB Diderita Anak-anak dan Balita

Ilustrasi Seorang anak mengenakan masker untuk menghindari risiko tertular virus corona COVID-19 (Foto: Pradita Utama) (sumber foto: detik.com)

Mataram (Inside Lombok) – Kasus Covid-19 yang telah mewabah di NTB ini sudah menyerang seluruh kelompok usia. Tak hanya orang dewasa dan lanjut usia, virus ini mulai menginfeksi sejumlah balita serta anak-anak di wilayah Nusa Tenggara Barat hingga 16 persen.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB mengeluarkan data mengenai karakteristik kasus positif Covid-19 berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin per 26 Mei 2020.

Dalam data tersebut tertulis bahwa dari total kasus positif di NTB, yakni 537 orang, 50 persen di antaranya merupakan pasien dewasa, 29 persen lanjut usia, 10 persen anak-anak, 6 persen balita, dan 5 persen manula.

Bila dilihat dari total persentase data tersebut, kelompok usia dewasa memiliki jumlah kasus positif tertinggi di NTB dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Sedangkan jumlah terendah yakni kelompok usia manula.

Sedangkan total jumlah kasus di NTB berdasarkan jenis kelamin yakni terdapat 346 pasien laki-laki dan 191 pasien perempuan.

Untuk kelompok balita (0-5 tahun) sejauh ini terhitung 35 orang positif, di antaranya 22 laki-laki dan 13 perempuan. Sebanyak 23 balita sedang dalam perawatan, 10 yang telah dinyatakan sembuh, dan 2 meninggal dunia.

Jumlah kasus positif Covid-19 pada kelompok anak-anak (6-18 tahun) yakni 51 orang, di antaranya yakni 35 pasien laki-laki dan 16 pasien perempuan. Sementara itu 22 orang sedang dalam perawatan, 19 orang dinyatakan sembuh, dan tidak ada yang meninggal dunia.

Kelompok dewasa (19-45 tahun) memiliki 279 orang positif Covid-19, di antaranya yaitu 171 laki-laki dan 108 perempuan. Sebanyak 143 orang sedang dalam perawatan, 135 orang dinyatakan sembuh, dan 1 meninggal dunia.

Sementara untuk kelompok lanjut usia (46-65 tahun) terdapat 144 orang positif, di antaranya 100 laki-laki dan 44 perempuan. Kemudian sebanyak 47 orang sedang dalam perawatan, 94 orang dinyatakan sembuh, dan 3 meninggal dunia.

Selanjutnya pada kelompok manula (di atas 65 tahun) memiliki jumlah kasus positif sebanyak 28 orang, di antaranya 18 laki-laki dan 10 perempuan. Kondisi para pasien yakni sebanyak 11 orang sedang dalam perawatan, 14 orang dinyatakan sembuh, dan 3 meninggal dunia.