Bakal Calon Kepala Daerah Diminta Jadi Aktor Utama Pencegahan Covid-19

64
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah diminta untuk menjadi aktor utama di dalam pencegahan Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ini.

“Di samping melakukan kampanye dan penyampaian visi dan misi, diharapkan bisa mendukung pencegahan Covid-19”,kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, Selasa (15/9/2020).

Bapaslon kepala daerah saat ini masih verifikasi di Komisi Pemilihan Umum untuk ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah.

“Saat penetapan, Bapaslon dan pendukungnya kita tekankan kembali untuk patuh pada protokol pencegahan Covid-19”,

Dikatakan, pihaknya mencegah munculnya klaster baru kasus Covid-19 dengan penyelanggaraan Pilkada ini.

Jangan sampai Bapaslon mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan tanpa mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Kampanye terbuka juga bakal dibatasi jumlahnya maksimal sebanyak 100 orang. Begitu pula dengan jumlah peserta debat terbuka dibatasi hanya 50 orang.

“Karena kita di sini ada lima Paslon berarti hanya 10 orang pendukungnya”, imbuhnya.

Dari hasil pantauan pihaknya saat pendaftaran Bapaslon beberapa waktu lalu, masyarakat terlihat sudah mematuhi protokol Covid-19 dengan menggunakan masker.

Meski diakui bahwa masa yang datang mengantar Bapaslon ke KPU sangat banyak. Polres Loteng sudah menghimbau bapaslon untuk tidak membawa masa.

Namun, penumpukan massa tidak dapat dihindari karena waktu pendaftaran antar bapaslon berdekatan.

“Sehingga terlihat menumpuk mengingat lokasi pendaftaran tidak terlalu luas. Kan pendukungnya menunggu sampai proses selsai, ujarnya.