Disdikbud Lotim Usulkan 4.292 Guru Honorer Ikuti Seleksi P3K

Ahmad Dewato Hadi, Kepala Disdikbud Lotim saat ditemui di ruangannya oleh Inside Lombok, Jumat (08/01/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Tahun ini akan ada perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Guru honorer menjadi prioritas. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lotim usulkan sebanyak 4.292 guru untuk ikut seleksi P3K.

Kepala Disdikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, dari hasil pertemuan dengan seluruh Disdikbud se-Indonesia di Pulau Bali, pihaknya telah mengusulkan ribuan guru di Lotim yang telah meyelesaikan input validasi datanya untuk mengikuti seleksi P3K pada tahun 2021 ini.

“Pada pertemuan itu kita usulkan sebanyak 4.292 guru honorer untuk mengikuti seleksi P3K,” ujarnya di ruangannya, Jumat (08/01).

Dari beberapa formasi yang ada dalam berita acara pendataan formasi guru yang akan mengikuti seleksi P3K, pihak Disdikbud Lotim mengusulkan tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 3.169 tenaga pendidik. Sedangkan untuk tenaga pendidik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Disdikbud usulkan 1.123 guru.

“Itu jumlah guru yang kita usulkan, nantinya kita akan tunggu bagaimana regulasi selanjutnya dari Kemendikbud,” jelasnya.

Dari jumlah guru yang diusulkan oleh Disdikbud Lotim menjadi P3K tersebut, sudah sesuai dengan jumlah guru yang dibutuhkan di Lotim.

Adapun untuk tenaga pendidik yang berstatus PNS di Lotim, baik itu guru, tenaga tata usaha dan penjaga sekolah yang ada di Lotim sampai saat ini mencapai 5.407 orang. Di mana 5.231 diantaranya berprofesi sebagai guru. Sedangkan, untuk guru honorer atau non PNS di Lotim mencapai 6.501 orang.

“Sekitar 2.000 lebih guru honorer yang belum dapat mengikuti seleksi P3K,” ucapnya.