Disperindag Lotim Imbau ASN Tidak Gunakan Gas Elpiji Bersubsidi

134
Kepala Dinas Perindag Lotim, Hj Masnan saat ditemui di ruangannya, di Selong, Rabu (02/09/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengimbau agar ASN (Aparatur Sipil Negara) atau masyarakat ekonomi menengah ke atas tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi.

Kepala Dinas Perindag Lotim, Hj Masnan mengatakan gas elpiji 3 kg bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin, malah tidak berjalan semestinya. ASN dan masyarakat ekonomi menengah ke atas masih banyak yang menggunakan gas elpiji bersubsidi.

“Pada tabung gas elpiji sudah tertera tulisan gas elpiji tersebut untuk masyarakat miskin,” ucapnya.

Lanjut Masnan, banyaknya ASN maupun masyarakat menengah yang menggunakan gas elpiji bersubsidi dikarenakan ketersediaan gas elpiji 12 kg belum banyak tersedia. Untuk itu, ia akan berkoordinasi dengan pertamina untuk pengadaan gas elpiji 12 kg.

“Kita akan upayakan nantinya ASN dan masyarakat ekonomi menengah ke atas harus menggunakan gas elpiji 12 kg,” ucapnya

Pihak Disperindag Lotim sudah bersurat ke Pertamina untuk pengadaan gas elpiji 12 kg tersebut yang ditandatangani oleh Bupati Lotim. Pihaknya saat ini masih menunggu tindakan lanjut dari Pertamina.

“Kita tunggu jawaban dari Pertamina, baru kita akan berbuat untuk memberlakukan gas elpiji 12 kg untuk para ASN dan masyarakat ekonomi menengah ke atas,” ungkapnya.