Kota Dalian RRT Jajaki Kerja Sama dengan Kota Mataram

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menyerahkan cendera mata kepada Ketua Komite Konggres Rakyat Kota Dalian Provinsi Liaoning, Republik Rakyat Tingkok, Mr Xiao Shengfeng saat melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Senin (18/11/2019). (Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Perwakilan Pemerintah Kota Dalian Provinsi Liaoning, Republik Rakyat Tiongkok melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk menjajaki kerja sama dalam berbagai bidang.

Rombongan perwakilan Pemerintah Kota Dalian yang pimpin oleh Ketua Komite Kongres Rakyat Kota Dalian Mr Xiao Shengfeng, diterima langsung oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat di aula Pendopo Wali Kota Mataram di Mataram, Senin.

Ketua Komite Kongres Rakyat Kota Dalian Provinsi Liaoning, Republik Rakyat Tingkok, Xiao Shengfeng saat menyampaikan sambutan mengatakan kedatangannya ke Kota Mataram untuk melakukan penjajakan kerja sama di bidang pariwisata.

“Baik itu potensi pariwisata religi, kuliner, mau pun wisata belanja,” katanya.

Menurutnya, Kota Mataram dipilih menjadi lokasi penjajakan kerja sama itu berdasarkan hasil rekomendasi dari Kedutaan Besar RRT yang ada di Indonesia untuk berkunjung ke Kota Mataram.

Sementara Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dalam kesempatan itu, memberikan respon positif terhadap kedatangan rombongan dari Pemerintah Kota Dalian yang hendak melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kota Mataram.

“Ini menjadi salah satu peluang yang baik bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Mataram,” katanya.

Wali kota mengatakan salah satu harapan pemerintah kota untuk bisa meningkatkan pendapatan daerah adalah dari meningkatnya kunjungan wisata, baik kunjungan dari wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

“Kunjungan wisatawan di Kota Mataram sampai hari ini tercatat sekitar 700 ribu per tahun. Jumlah itu relatif masih tinggi,” katanya.

Di sisi lain, untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan di kota ini, saat ini tercatat tiga hotel yang akan dibangun. Penambahan hotel itu berdasarkan hasil kajian, bahwa Mataram masih membutuhkan hotel.

“Pada waktunya, kita akan melakukan moratorium agar tidak ada lagi penambahan hotel untuk menghindari terjadinya persaingan tidak sehat antar pengusaha,” katanya.

Wali kota juga mengatakan apabila memungkinkan dan ada peluang, Pemerintah Kota Dalian juga bisa menjajaki kerja sama dalam bidang investasi, pendidikan, lingkungan hidup dan bidang kebudayaan untuk memberikan manfaat bagi kedua kota.

“Kami berharap dengan adanya kunjungan kerja ini, bisa menindaklanjuti kerja sama yang lebih konkret,” katanya.* (Ant)