Laman Tanggap Covid Diharapkan Bisa Lebih Mengedukasi Masyarakat

Lombok Timur (Inside Lombok) – Program Koalisi Perubahan Perilaku dan Kebersihan Tanggap Covid-19 merupakan program koalisi antara Kementerian Dalam Negeri dengan SNV Netherland Development Organisation. Untuk itu, Sekda Lotim harapkan program tersebut mampu mengedukasi masyarakat.

Fasilitator SNV Netherland Development Organisation Lotim, Nasihoihul Ibad mengatakan, program pemerintah berupa website tanggapcovid.id tersebut untuk memberikan informasi yang valid serta edukasi hidup bersih kepada masyarakat.

“Website tanggapcovid.id ini sudah tersambung dengan BNPB. Sehingga di sana kita berikan edukasi serta data-data valid mengenai Covid-19,” ucapnya usai Media Gathering di Kantor Bupati Lotim, Kamis (17/06/2021).

Dalam website tersebut nantinya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hidup bersih, serta menghindarkan masyarakat dari hoaks yang mudah menyebar luas di tengah masyarakat.

Selain dengan websitenya, berbagai gerakan nyata dalam mengubah pola hidup bersih masyarakat juga sudah mulai dilakukan, seperti membuat tempat cuci tangan di 10 pasar besar di Lotim, serta membuat sekolah permodelan tatap muka dengan protokol kesehatan.

“Kami sudah melatih gurunya, UKS, dan siswa-siswi sebagai dokter cilik untuk mengedepankan pola hidup bersih,” katanya.

Dalam waktu dekat pihak SNV juga akan membuat pelatihan kader pasar yang nantinya disinergiskan dengan puskesmas dan dinas perdagangan.

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, M Juaini Taofik mengatakan, keikutsertaan media dalam mengubah perilaku hidup bersih masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Untuk itu, ia menyambut baik keberadaan website tanggapcovid.id yang merupakan program pemerintah tersebut.

“Peran media sangat dibutuhkan dalam sosialisasi maupun edukasi. Saya harap website itu bisa mengubah pola hidup bersih masyarakat,” katanya saat Media Gathering, Kamis (17/06/2021).

Keberadaan laman tanggapcovid.id diharapkan Sekda dapat memberikan informasi valid yang mampu mengubah sikap dan prilaku masyarakat menghadapi Pandemi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda akan berakhir.