Masuk 50 Besar ADWI, Menpar Datang Langsung Lihat Taman Loang Baloq

29
Kondisi Loang Baloq setelah ditata. Sabtu (25/6) akhir pekan ini akan dikunjungi Menteri Pariwisata Sandiaga Uno. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Tim juri untuk ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dari Kementerian Pariwisata RI akan datang, Kamis (23/6) ini. Penjurian akan dilakukan oleh Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno. Kedatangan Menteri Pariwisata ini juga untuk melihat pembangunan di Taman Loang Baloq.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, Kamis (23/6) di Mataram mengatakan, proses penjurian ini menjadi salah satu tahapan untuk bisa menentukan desa wisata mana saja yang akan masuk ke tahapan selanjutnya. Karena saat ini baru terpilih 50 besar desa wisata di Indonesia.

“Ini tim jurinya datang tanggal 23 Juni. Sementara ini baru koordinasi dengan tim Kementerian untuk kedatangan mereka,” katanya.

Menteri Pariwisata RI akan melakukan penjurian langsung terhadap desa wisata yang masuk 50 besar. Direncanakan, penjurain akan dilakukan pada Sabtu (25/6) akhir pekan ini. Sementara terkait dengan pengumumannya, Denny mengaku tidak mengetahui secara pasti. Karena masih ada tahapan penjurian yang akan dilakukan oleh tim.

Diterangkannya, sebanyak 50 desa wisata di Indonesia masuk nominasi pada ajang ADWI 2022. Penilaian yang dilakukan oleh tim dengan mendatangi desa wisata tersebut. “Kan ada 50 desa wisata yang dilakukan penjurian, dan tidak tahu kapan selesainya,” ujarnya.

Denny optimis bisa lolos untuk tahapan selanjutnya. Meksi desa wisata yang menjadi saingan Loang Baloq lebih indah. Namun Pemerintah Kota Mataram mengunggulkan dari segi fasilitas terutama destinasi berbasis digital.

Diakuinya, keindahan pantai di Loang Baloq disebut kalah dengan destinasi wisata yang lain yang ikut pada ajang tersebut. “Kita angkat digitalnya. Kan alamnya tidak terlalu eksotis seperti daerah lain,” kata Denny.

Selain itu kedatangan Menpar ke Loang Baloq untuk melihat hasil pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pemkot Mataram. Karena Pemkot Mataram mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penataan Loang Baloq.

“Pak Menteri datang juga untuk melihat lokasi loang Baloq. kan kemarin bantuan juga DAK Kementerian pariwisata dan beliau mau melihat hasilnya,” pungkasnya. (azm)