MotoGP Bisa Dongkrak Pemulihan Ekonomi 2022

38

Mataram (Inside Lombok) – Pemulihan ekonomi NTB pada 2022 ini melihat kondisi pasar akan meningkat, khususnya di Lombok. Terutama dengan adanya MotoGP di sirkuit Mandalika yang diproyeksikan menjadi roda penggerak ekonomi, baik secara nasional maupun daerah, terutama di NTB.

Perhelatan MotoGP pada 18-20 Maret mendatang diperkirakan akan banyak mempengaruhi pergerakan mobilitas orang. Artinya akan menggerakan semua sektor usaha yang ada di NTB.

“Dengan adanya sirkuit mandalika ini perekonomian di NTB ini melesat dengan kencang, kalau hotel sudah maju dengan sendirinya. Produk UMKM maupun usaha lainnya itu masih maju juga,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB, I Wayan Jaman Saputra, Jumat (28/1).

Event internasional tersebut diakui bisa menjadi batu loncatan para pengusaha bergerak untuk pemulihan. Mengingat MotoGP kali ini adalah yang pertama digelar di NTB. Kondisi pengusaha yang sempat meredup bahkan terpaksa gulung tikar akibat pademi Covid-19 sudah bisa diatasi, sehingga pergerakan pengusaha perlahan-lahan mulai membaik.

“Omicron masuk, ya kita dari dua tahun lalu juga masih ada Covid-19. Hal penting kita harus waspada, prokes (protokol kesehatan) harus tetap diterapkan, CHSE mulai digerakan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Saat ini yang diharapkan oleh para pengusaha adalah tidak adanya pembatasan dari pemerintah. Karena adanya pembatasan-pembatasan apalagi pengetatan mobilitas akan semakin membuat pengusaha kesulitan bangkit. Meskipun ada varian baru masuk, yang perlu diperhatikan adalah protokol kesehatan.

“Yang penting jangan ada PPKM saja, itu merosot lagi teman-teman pengusaha di sini. Kita harapkan semoga tidak ada PPKM lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, jika ekonomi bisa dipertahan stabilitasnya maka risiko berlanjutnya kendala rantai pasok dan lonjakan inflasi tidak akan memberikan tekanan yang berarti. Mengenai risiko lonjakan inflasi, masih dapat diredam oleh pemulihan daya beli masyarakat sejauh ini.

“Bisa kita lihat daya beli masyarakat sekarang berjalan dengan baik dari sebelumnya, dan itu menunjukkan kalau ekonomi kita ada perbaikan yang lebih,” jelasnya.

Perhelatan MotoGP yang akan mulai di gelar pada Maret mendatang sudah mulai dirasakan dampaknya oleh sejumlah pengusaha. Meskipun tidak terlalu signifikan, tetapi setidaknya sudah ada pergerakan ekonomi yang terlihat. Bahkan sudah bergerak pada gelaran event WSBK tahun lalu, dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi 2021 tumbuh positif. (dpi)