PAD Loteng Merosot, Target Terpaksa Diturunkan

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pandemi Covid-19 membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah merosot tajam.

“Baru berapa miliar. Jadi rendah sekali, ya. Karena Covid-19”,kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, HM.Nursiah, Rabu (26/8/2020) di Praya.

Pemda bahkan terpaksa mengurangi target PAD tahun 2020 ini karena khawatir takkan tercapai. “Jadi kita turunkan target kita sampai Rp70 miliar dari Rp225 miliar”,katanya.

Dikatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap semua sektor, termasuk itu hotel restoran yang berdampak langsung terhadap PAD. Sehingga pemerintah tidak bisa menarik pajak seperti dulu. Selain itu, pajak penerang jalan umum juga banyak yang digratiskan oleh pusat.

“Yang 450 wat itu kan gratis kebijakan pusat”,katanya.

Pada tahun berikutnya, Pemda optimis akan bisa meningkatkan kembali realisasi PAD. Karena geliat ekonomi di Lombok Tengah sudah mulai berjalan. “Hotel restoran kan sudah ada tamu. Penerbangan juga sudah ada”,katanya.

Artinya, sudah ada pemulihan ekonomi pada tahun depan. Sehingga target PAD akan disesuaikan dengan pergerakan ekonomi tersebut. Izin investasi juga tetap dibuka.