Pasar Hewan Ditutup, Panitia Kurban Diminta Beli di Kelompok Ternak Terdekat

67
Kepala Disnakeswan Lotim, Mashur (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Menjelang Iduladha atau hari raya kurban, panitia atau masyarakat yang ingin berkurban biasanya berburu hewan kurban ke pasar hewan. Akan tetapi karena adanya penutupan maka disarankan membeli ke para peternak.

Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Lotim membuat pemerintah setempat menutup sementara pasar hewan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus semakin masif pada ternak.

“Kita sarankan membeli (hewan kurban) di kelompok ternak terdekat dan dilaporkan kepada dokter hewan untuk memastikan kesehatannya,” ucap Kepala Disnakeswan Lotim, H. Mashur saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Kamis (23/06).

Pihaknya memastikan kesehatan hewan kurban apakah layak atau tidak dikonsumsi bagi masyarakat. Terlebih saat ini marak ternak terjangkit PMK

“Kita pastikan layak atau tidak dikurban. Sesuai edaran MUI juga, setidaknya hewan itu tidak pincang,” tuturnya.

Disnakeswan saat ini telah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para panitia kurban di setiap masjid terkait kondisi hewan yang layak untuk dikurban.

“Kita akan rutin berikan imbauan kepada masyarakat menjelang Iduladha ini agar ternak yang dikurban benar-benar dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (den)