Pemkot Mataram Buka 738 Formasi Guru PPPK, Honorer Diprioritaskan

Mataram (Inside Lombok) – Tahun ini pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mendapat jatah 884 formasi untuk rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). 884 formasi CPNS dan PPPK tersebut terdiri dari 738 tenaga guru, 118 tenaga kesehatan, dan 28 tenaga teknis.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses verifikasi sebelum membuka pendaftaran secara resmi.

“Untuk jadwalnya masih belum dapat kita pastikan karena masih dalam tahap verifikasi. Jika hasil verifikasinya sudah keluar baru nanti akan kita umumkan,” katanya, Senin (17/5/2021).

Banyaknya formasi yang diterima membuat pihaknya harus teliti dan cermat dalam melakukan proses verifikasi. Sebab, pihaknya menemukan beberapa hal yang tidak sesuai dengan kebutuhan formasi.

“Misalnya ada formasi yang kelebihan itu yang sedang diverifikasi. Kelebihan maksudnya pada formasi tersebut kita rasa kebutuhannya sudah mencukupi tapi formasinya dibuka lagi itu kan mubazir. Oleh karena itu kita lakukan verifikasi apakah memang diperlukan atau tidak maka nanti formasinya akan kita geser atau alihkan ke formasi lain yang masih kurang,” jelasnya.

Ia menerangkan, khusus untuk guru seluruh formasinya masuk ke dalam kategori PPPK. Penerimaan formasi guru dengan format PPPK ini akan diprioritaskan bagi tenaga guru honorer yang sudah terdaftar ke dalam data pokok pendidikan (dapodik). Ia belum dapat memastikan apakah nantinya pelamar melalui jalur umum dapat ikut mendaftar.

“Itu yang sedang kita klarifikasi juga karena belum ada kejelasan disitu. Karena ini sudah banyak yang bertanya. Kalau saya pikir karena jumlahnya besar kemungkinan tidak hanya dari honor saja tetapi bisa juga dari jalur umum. Yang penting sudah ada sertifikat pendidiknya,” kata Nelly.

“Jadi apakah nanti akan ada formasi guru dari jalur umum itu belum dapat dipastikan karena kita harus konfirmasi dahulu,” sambungnya.

Sementara terkait jadwal penerimaan maupun seleksi CPNS dan PPPK akan ditentukan dalam rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara dan KemenPAN-RB. Nantinya penentuan jadwal akan mengundang kabupaten/kota dan provinsi untuk menyepakati rentang waktu pelaksanaan.

“Kamenterian yang menentukan, kemudian nanti kita akan dikonfirmasi kesiapannya ke daerah,” ujarnya.