Pendaftaran CPNS Mataram Serentak 11 November

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KotaMataram Baiq Nelly Kusumawati. (Inside Lombok/ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, tahapan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019, akan dibuka serentak pada 11 November 2019.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati di Mataram, Selasa, mengatakan, tahapan pendaftaran itu sesuai dengan surat edaran dari Menpan RB Nomor: B/1069/M.SM.01.00/2019, tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Itulah, alasannya kenapa jadwal pendaftaran yang ditetapkan sebelumnya pada 25 Oktober 2019, diundur,” katanya.

Dikatakan, tahapan pendaftaran CPNS tahun ini dibuka mulai tanggal 11 sampai 25 November 2019, dengan jumlah formasi untuk Kota Mataram sebanyak 275 orang.

Sebanyak 275 formasi itu sebagian besar untuk formasi guru dan tenaga kesehatan. Dengan rincian untuk formasi guru tercatat sebanyak 177, tenaga kesehatan 76 dan tenaga teknis 22.

“Perlu diingat, tahapan pengumuman dan pemberkasan administrasi. Bagi pelamar yang dinyatakan lulus secara administrasi berhak mengikuti tes pada tahun 2020,” katanya.

Nelly mengingatkan, agar para pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan berkaitan dengan proses penerimaan CPNS 2019.

“Perlu kami informasikan, bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan,” katanya.

Sementara untuk pelaksanaan tes, direncanakan bekerja sama dengan SMKN 3 Mataram yang menjadi salah satu dari 10 titik lokasi pelaksanaan tes CPNS di NTB, karena dinilai memenuhi standar untuk ketersediaan komputer dan fasilitas pendukung lainnya.

Di SMKN 3 Mataram terdapat 110 komputer, jumlah itu sudah sesuai dengan ketentuan dengan standar minimal 100 unit komputer.

“Jika diasumsikan 110 komputer dilakukan tiga sampai empat sesi sehari, maka kegiatan tes diprediksi dilaksanakan selama 15 hari, dengan asumsi pelamar 7.000 orang,” katanya.

Di sisi lain, Nelly mengatakan, kegiatan tes CPNS selama 15 hari itu tidak akan mengganggu kegiatan proses belajar mengajar di SMKN 3 Mataram, sebab kegiatan tes dijadwalkan setelah selesai ujian semester ganjil.

“Insya Allah, sekitar bulan Februari 2020 siswa sudah selesai ujian dan tidak ada ujian lagi,” katanya. (Ant)