26.5 C
Mataram
Minggu, 26 Mei 2024
BerandaBerita UtamaPolres Lobar Cari Penyebar Hoaks Montong Buwuh Meninting akan Kembali Diserang

Polres Lobar Cari Penyebar Hoaks Montong Buwuh Meninting akan Kembali Diserang

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kapolres Lombok Barat (Lobar), AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi menegaskan informasi yang menyebut kawasan Dusun Montong Buwuh, Desa Meninting, Batulayar akan kembali diserang adalah hoaks. Pihaknya pun tengah mencari oknum penyebar hoaks tersebut.

“Ternyata ada berita hoaks, ada oknum yang masih kita cari, dia menyebarkan hoaks bahwa akan ada penyerangan ke Montong lagi,” beber Jun saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (13/05/2024).

Pihaknya pun menegaskan bahwa tidak ada penyerangan yang kembali terjadi di wilayah Montong Buwuh. Bahkan Kapolsek Batulayar dan Kasat Intel Polres Lobar pun sudah turun langsung mengecek situasi di lokasi. “Mereka juga turun memberikan pengertian ke masyarakat dan mengecek langsung kebenaran berita itu, bahwa berita tersebut tidak benar,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Meninting, Mahnan Herianto juga menyebut bahwa kondisi Montong Buwuh saat ini kondusif. Dia pun menegaskan bahwa kabar yang menyebut akan ada pergerakan 10 truk menuju Montong Buwuh itu adalah informasi hoaks. “Itu sangat menyesatkan dan tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

- Advertisement -

Dia pun dapat memastikan bahwa kabar itu hoaks setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polres, Kodim, Camat dan beberapa tokoh agama di Pujut, Loteng hingga Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) provinsi NTB.

“Ternyata apa yang dikhawatirkan tidak benar. Dan saat ini kami bersama Kapolsek, Camat, dan 12 Kades se-kecamatan Batulayar sedang sowan ke polres Lobar untuk menanyakan progres penangan yang sedang diproses,” tuturnya.

Pihaknya pun mendorong agar kasus tersebut segera diproses kepolisian. “Agar secepatnya ada tersangka,” imbuhnya.

Diakui, saat ini pihak FKUB NTB sedang memfasilitasi kedua desa yang terlibat dalam keributan baik tersebut agar bisa sama-sama meredam warganya. “Sehingga tidak terjadi konflik jilid dua. Tapi untuk proses tetap berjalan dan hingga saat ini sudah tahap penyelidikan,” pungkasnya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer