Ratusan Desa di Lotim Masuk Dalam Daftar Rawan Pangan

Lombok Timur (Inside Lombok) – Berdasarkan hasil analis dari Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Lotim menyebutkan, terdapat beberapa desa yang tersebar di seluruh kecamatan masuk dalam daftar potensi rawan pangan.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Lotim, M Saprudin mengatakan, Terkait dengan potensi pengembangan wilayah yang berpotensi terkena dampak kerawanan pangan tersebut terbagi menjadi tiga prioritas dari enam prioritas wilayah.

“Tingkat wilayah yang masuk potensi 1-3 merupakan wilayah yang kita anggap sebagai kerawanan pangan,” jelasnya di ruangannya, Rabu (03/03/2021).

Ada beberapa kriteria yang telah disesuaikan dengan data yang ada apakah rawan pangan atau tidak. Adapun jenis kriteria yang digunakan untuk menentukan prioritas berapa daftar kerawanan pangan daerah tersebut. Salah satunya yaitu ketersediaan lahan pertanian dan juga infrastruktur pertanian.

“Meskipun lahan pertaniannya luas, tapi kalau infrastrukturnya kurang memadai otomatis kegiatan pertanian juga terganggu,” ucapnya.

Adapun jumlah desa yang masuk dalam prioritas pertama yaitu sebanyak 38 desa, prioritas kedua sebanyak 38 desa, dan prioritas ketiga sebanyak 51 desa.

Meskipun demikian, jumlah ketersediaan bahan pangan di Lotim masih sangat banyak, termasuk stok bahan pangan berupa beras masih sangat stabil. Terkecuali, jenis bahan pangan holtikultura yang memang beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.