Sering Dilalui Wabup, Jalan Rusak di Sekotong Timur Ditanami Pohon oleh Warga

Jalan Rusak di Sekotong Timur Ditanami Pohon oleh Warga(Inside Lombok /Istimewa) 

Lombok Barat (Inside Lombok) – Warga Dusun Kambeng, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar melakukan aksi tanam pohon di tengah jalan yang berkubang. Aksi tersebut sebagai bentuk protes untuk minimnya perhatian pemerintah untuk perbaikan jalan rusak sepanjang 1,5 kilometer di wilayah tersebut.

Warga sekitar berharap aksinya mendapat perhatian dari pemerintah. Mengingat jalan yang sudah lama rusak tersebut merupakan jalan yang kerap kali dilalui oleh Wakil Bupati (Wabup) Lobar, Hj. Sumiatun saat hendak menuju Kantor Pemda Lobar.

“Warga sengaja menanam pohon supaya direspon oleh Ibu Wabup, dan alhamdulillah langsung direspon,” tutur Kades Sekotong Timur, H. Ahmad, Senin (29/11/2022). Aksi tersebut sengaja dilakukan saat Wabup lewat ke Aik Mual. “Lalu setelah Ibu Wabup balik, baru ditanami pohon oleh warga” sambungnya.

Diterangkan, pihaknya sudah mengajukan agar kerusakan ruas jalan itu bisa segera ditangani oleh Pemda. Mengingat jalan yang panjangnya kurang lebih sekitar 4,5 kilometer tersebut berstatus jalan kabupaten.

Posisi jalan sendiri sangat vital sebagai akses utama bagi tiga desa. Mulai dari desa Mareje Timur, Mareje Barat dan Sekotong Timur. Jalan lingkar kawasan itu pun menjadi penghubung antar Kecamatan Lembar dan Sekotong.

Ahmad mengaku sudah beberapa kali mengajukan perbaikan jalan tersebut. Bahkan mereka pun langsung menghadap ke Bupati, Wakil Bupati dan Kadis PUPR Lobar. Pemda kemudian menjanjikan penanganan jalan tersebut dilakukan 2022 karena saat ini masih terkendala realokasi anggaran.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa ditangani, kata pak Kadis PU,” ujar Ahmad. Mereka pun sudah melakukan hearing ke DPRD Lobar beberapa waktu lalu. Khususnya untuk menyampaikan protes dan keluh kesah atas kondisi rusaknya ruas jalan tersebut.

Senada, Camat Lembar, Agus Sutrisman membenarkan aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh warganya. “Ini sebagai bentuk protes karena jalan di Kambeng ini, kalau hujan pasti tergenang, dan banyak juga truk yang lewat di sana,” bebernya.

Akibat protes warga itu, lanjutnya, perbaikan jalan tersebut menjadi atensi Pemda. Informasi terakhir yang diterima pihaknya Pemda Lobar menjanjikan mulai memperbaiki ruas jalan itu di 2022 mendatang. (yud)