Terlihat Kumuh, Kolam di Loang Baloq Akan Dibuatkan Air Mancur

106
Dua orang pengunjung sedang menikmati suasana di Taman Loang Baloq Jum'at (28/1) pagi. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Kolam yang ada di Taman Loang Baloq Mataram akan ditata ulang. Dinas Pariwisata Kota Mataram akan membuatkan air mancur di tengah kolam tersebut. Penataan ini dirasa perlu lantaran kondisi kolam saat ini terlihat kumuh.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi menyebut pihaknya akan membuat desain ulang kolam yang ada. Karena sebelumnya, kolam tersebut menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk bisa memanfaatkan wahana permainan.

Namun karena sudah tidak dimanfaatkan lagi, kolam tersebut terlihat kumuh karena banyak sampah. “Tadi Pak Wali minta di tengah kolam itu ada air mancur yang besar, mungkin mininya Sangkareang dan dikasih lampu,” ujarnya, Jumat (28/1) di Mataram.

Kondisi air kolam yang saat ini keruh disebabkan karena sudah tidak ada lagi aliran dari sungai. Terlebih sungai yang menjadi sumber air kolam tersebut sudah ditutup bronjong sehingga menyebabkan tidak ada lagi aliran air.

“Air hujan yang dari sini kita tumpahkan ke sana (kolam, Red),” ungkapnya. Denny mengaku belum bisa menata kolam dan fasilitas pendukung lainnya tahun ini. Karena belum ada anggaran yang akan digunakan. “Kita cari anggarannya dulu. Tahun ini belum bisa ditata,” sambungnya.

Sementara terkait dengan kebutuhan anggaran untuk menata secara keseluruhan di bagian utara yaitu sekitar Rp2 miliar. Saat ini penataan yang sudah dilakukan di bagian utara yaitu lapak PKL khusus pedagang ikan. Lapak PKL tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Sementara PKL yang lain, akan ditata secara bertahap.

“Baru dapat hibah dari Kementerian Perikanan. Selebihnya nanti sesuai perintah Pak Wali akan dianggarkan atau dicicil melalui anggaran daerah untuk pembangunan lapak lagi. Lapak yang non permanen itu dipermanenkan lagi,” katanya.

Salah seorang pengunjung di Taman Loang Baloq, Tini mengatakan penataan yang sudah dilakukan Pemkot Mataram di salah satu taman kota tersebut sudah cukup bagus. Akan tetapi, terlihat ada ketimpangan antara taman yang sudah ditata dan belum di bagian utara.

“Ya sebaiknya ditata secara keseluruhan. Di sini (taman yang baru selesai di tata) terlihat bagus, sementara di sebelahnya kumuh,” ungkapnya. (azm)