Tidak Ada Pupuk Bersubsidi untuk Petani Tembakau di Loteng

Ilustrasi Tembakau (Image Source : Halodoc)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyatakan petani tembakau tidak akan mendapatkan pupuk bersubsidi pada musim tanam tahun depan. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

“Tembakau itu dikecualikan untuk pupuk bersubsidi, memang selama ini cukup banyak tembakau rakyat yang menggunakan pupuk bersubsidi,” kata Kepala Dinas Pertanian Loteng, Taufikurahman saat dikonfirmasi.

Pihaknya pun disebut tengah mengupayakan agar pendanaan untuk pupuk subsidi bagi petani tembakau bisa ada. Mengingat situasi tidak adanya pupuk subsidi untuk petani tembakau diakui cukup menyulitkan.

Taufik mengimbau kepada para petani tembakau pada musim tanam 2023 untuk menggunakan pupuk organik untuk menggantikan keterbatasan pupuk. “Petani bisa mencoba menggunakan pupuk alternatif dan membuat pupuk sendiri misalnya pupuk-pupuk organik maupun hayati itu bisa jadi alternatif yang terakhir,” jelasnya.

luas tanam tembakau di wilayah Loteng saat ini hampir 9 ribu hektare dengan jumlah petani tembakau mencapai 24 persen daru jumlah petani di Loteng sebanyak 167 ribu jiwa. “Petani tembakau di Loteng juga cukup banyak. Ini menjadi PR besar buat kami di pemerintahan ke depannya,” katanya. (fhr)