Nakes Positif Covid-19 Meninggal, Pelayanan RSCM Praya Tutup Sementara

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Rumah Sakit Cahaya Medika (RSCM) Praya, Lombok Tengah, akan ditutup sementara pasca-meninggalnya salaH seorang tenaga medis rumah sakit tersebut Baiq Dwi Irianti (29) akibat COVID-19.

“Selama sterilisasi pelayanan akan dihentikan sementara,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Lombok Tengah, Murdi AP, Sabtu (25/70).

Alasan ditutup sementara adalah untuk dilakukan sterilisasi dari data Gugus Tugas yang terkonfirmasi Positif Covid-19 banyak riwat penanganannya dari RSCM dan almarhum adalah salah tenaga medis di RSCM yang terkonfirmasi Positif COVID-19 dan meninggal dunia.

“Almarhumah adalah tenaga medis di RSCM,” ujarnya.

Dikatakan, ada dua tindakan yang akan dilakukan Gugus Tugas dalam Sterilisasi di RSCM yang akan dilaksanakan dari tanggal 26 sampai dengan 28 Juli 2020 yakni dekonstaminasi terhadap seluruh sarana dan prasarana yang ada di RSCM, dan melakukan uji klinis medis terhadap semua karyawan yang berada dibawah Managemen RSCM.

“Untuk seluruh Karyawan yang berada dibawah Managemen RSCM akan dilakukan Uji Swab (Testing RTPCR) yang akan dilaksanakan dari tanggal 26-28 Juli 2020 dengan melibatkan Gugus Tugas inti, TNI-Polri, Sat Pol PP, Dishub, RSUD Praya dan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah selaku Koordinator Operasi Gugus Tugas.” jelasnya.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Lombok Tengah pada Hari Jumat, 24 Juli 2020, RSCM memiliki 114 orang Karyawan dan 24 Pasien yang tengah menjalani Rawat Inap.

“Sebelum dilakukan sterilisasi, semua pasien akan kita evakuasi dan seluruh Karyawan akan melakukan uji swab,” ucap Murdi.

Untuk jenazah Karyawan RSCM yang meninggal dunia di RSUP NTB yang terkonfirmasi Positif COVID-19 tersebut lanjut Murdi telah dimakamkan di Kelurahan Tiwu Galih sesuai dengan Protokol Kesehatan.

“Almarhumah telah dimakamkan tadi pagi sesuai dengan Protokol Kesehatan,” katanya. (Ant)