Polres Loteng Gerebek Sarang Narkoba di Desa Penujak

Terduga kasus pengedar narkotika golongan 1 di Kecamatan Praya Barat, FH (kiri), E (tengah), dan AS (28) berfoto dengan barang bukti saat menjalani pemeriksaan di Polres Lombok Tengah, Senin (01/07/2019) (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) melakukan penggerebekan sebuah rumah di Dusun Karang Dalem, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng), Senin (01/07/2019). Rumah tersebut diduga menjadi sarang gembong narkoba di wilayah terebut.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama, menerangkan bahwa penggerebekan berawal ketika Sat Resnarkoba Polres Loteng menerima informasi bahwa di lokasi tersebut ada seseorang berinisial FH (38) yang sering melakukan transaksi jual beli narkotika di rumahnya.

“Mendapat informasi tersebut Kasat (Resnarkoba Polres Loteng, Red) langsung memerintahkan KBO Narkoba beserta Opsnal melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap terduga pelaku yg diduga memiliki, menyimpan, menguasai dan sebagai penyalahguna narkotika,” ujar Purnama, Selasa (02/07/2019).

Diterangkan Purnama bahwa melalui proses penyelidikan terhadap aktivitas orang-orang yang berada di rumah terduga tersangka FH, diketahui memang benar di rumah tersebut sering menjadi lokasi transaksi narkotika. Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Loteng sendiri segera melakukan penggeledahan dan menemukan beberapa barang bukti.

Sebagai barang bukti, disita narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu dengan berat total mencapai 20.69 gram dengan rincian antara lain 34 poket kecil sabu-sabu, 1 bungkus klip sedang berisi sabu-sabu seberat 5.27 gram, 1 bungkus klip tanggung berisi sabu-sabu seberat 1.2 gram, dan 1 buah kaleng yang berisi sabu-sabu. Selain itu disita juga seperangkat alat hisap sabu dan uang tunai sejumlah Rp260 ribu.

Selain FH, polisi juga menahan dua terduga tersangka lainnya berinisial AS (28) dan E (34) yang saat penggerebekan terjadi sedang duduk di ruang keluarga di rumah tersangka FH. Pengeledahan dan penangkapan itu sendiri dilakukan dengan disaksikan oleh Kepala Dusun setempat.

Saat ini ketiga terduga pelaku telah diamankan oleh Sat Resnarkoba Polres Loteng guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut.