Pria di Lotim Ini Lakukan Tindakan Asusila pada Anak Tiri dan Keponakan

Ilustrasi kekerasan seksual anak (Inside Lombok/Sumber: Pixabay/Alexas_fotos)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Lombok Timur. Tepatnya di Desa Wanasaba Lauk Kecamatan Wanasaba Lombok Timur. Dua orang tersangka dengan inisial LSH (33) dan MH (15) tega mencabuli MZ (11) dan IYH (9) yang sama-sama masih duduk di Sekolah Dasar.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama, yang membenarkan kejadian tersebut menerangkan bahwa kasus ini terungkap ketika ibu korban melaporkan pencabulan yang dilakukan kedua tersangka ke Polsek Wanasaba.

Berdasarkan laporan polisi nomor 20/V/2019/NTB/NTB/Tes Lotim/Sek Wanasaba yang tercatat masuk pada 6 Juni 2019 tersebut, ibu korban menerangkan bahwa pencabulan terjadi pada Minggu (12/05/2019) sekitar pukul 13.00 Wita di rumah tersangka LSH.

“Tersangka ini menggosokkan kemaluannya ke korban,” ujar Yogi, Selasa (11/06/2019) saat dikonfirmasi Inside Lombok.

Selain itu, LSH yang sehari-hari bekerja sebagai petani sendiri diketahui merupakan ayah tiri dari salah satu korban dan juga paman dari korban lainnya. Menurut pengakuan tersangka sendiri, perbuatan tersebut dilakukannya karena terpengaruh perkataan temannya serta kebiasaan menonton film porno.

Pertama kali melakukan aksinya, tersangka LSH mengajak korban IYH ke sebuah kebun dengan niatan untuk melakukan hubungan intim. Namun karena mengalami kesulitan melakukan penetrasi, LSH mengurungkan niatnya dan mencoba hal serupa ke korban MZ.

Karena tetap mengalami kesulitan, LSH meminta tersangka MH untuk mencoba melakukan penetrasi terhadap korban. MH sendiri mengaku terpaksa ikut melakukan pencabulan tersebut karena diancam oleh tersangka LSH.

Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Lombok Timur setelah menerima pelimpahan dari Polsek Wanasaba. Saat diamankan, kedua tersangka sendiri tidak melakukan perlawanan. Walaupun begitu, pihak keluarga korban sendiri sempat memukul tersangka hingga mengalami memar dan sakit di bagian kepala.