BerandaLombok TengahTerkendala Lahan, Belasan Desa di Loteng Terancam Tak Bisa Bangun KDMP

Terkendala Lahan, Belasan Desa di Loteng Terancam Tak Bisa Bangun KDMP

Lombok Tengah (Inside Lombok) — Sebanyak 19 desa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terancam belum bisa membangun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) karena terkendala ketersediaan lahan untuk pembangunan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng ,Ikhsan, mengatakan dari total 154 desa dan kelurahan, sebagian besar sudah mulai membangun KDMP. Bahkan, beberapa di antaranya telah rampung dan siap beroperasi.kendati demikian, masih ada desa yang belum bisa memulai pembangunan karena terkendala lahan.

“Karena lahan untuk menjadi lokasi membangun ini yang belum ada, sehingga 19 desa terancam tidak memiliki koperasi desa merah putih,” ujarnya, Kamis (16/4) di Praya.

Ia menjelaskan, pihaknya terus mendorong adanya regulasi yang memungkinkan pemerintah desa menggunakan dana desa untuk pengadaan lahan. Dengan begitu, desa bisa menganggarkan pembelian lahan, termasuk melalui skema cicilan.

“Makanya, dalam setiap rapat kita mendorong agar ada regulasi sebagai dasar pemdes untuk bisa mengalokasikan dana desa dalam pengadaan lahan,” jelasnya.

Jika pengadaan lahan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah desa, pihaknya berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan fasilitasi. Pasalnya, kendala utama pembangunan KDMP saat ini hanya persoalan lahan. “Kalau tidak bisa dilakukan oleh pemerintah desa, kita harapkan pemerintah kabupaten bisa memfasilitasi. Karena kendalanya murni di lahan,” tegasnya.

Ikhsan menambahkan, sekitar 70 desa sudah mulai membangun KDMP dan enam desa di antaranya telah selesai. Desa yang rampung kini tinggal menunggu penyusunan rencana bisnis. “Anggaran untuk KDMP sudah siap sekitar Rp3 miliar. Sekarang juga sedang ada pelatihan bagi ribuan pengurus di Poltekpar,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer