Masyarakat Harus Paham Mitigasi Bencana

Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, mengunjungi Desa Guntur Macan, Lobar. (Inside Lombok/IL2)

Lombok Barat (Inside Lombok)- Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi korban gempa di Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Luhut mengatakan bahwa gempa bisa terjadi dimana-mana, tetapi bagaimana cara pemerintah dan warga menghadapinya.

Sehingga warga dan pemerintah dapat mengetahui apa saja yang harus dilakukan jika bencana melanda. Misalnya, dalam kebutuhan pada saat terjadi bencana alam yang harus cepat didapat yaitu alat berat, air, tim medis atau kesehatan, dan kapal angkut. Sehingga barang-barang yang dikirimkan bisa jadi cepat dan tepat.

“Masalah seperti kita, gempa bumi ini bisa terjadi dimana-mana bisa juga terjadi di Jepang, Chili, dan Thailand. Jadi ini masalah global yang mesti kita pelajari bersama” ujar Luhut, di Guntur Macan, Senin (08/10/2018).

Luhut menambahkan bahwa pada akhirnya bangunan-bangunan yang ingin dibangun, harus tahan gempa. Ini menjadi masalah studi untuk pemerintah sendiri, bagaimana bisa membangun rumah tahan gempa dengan konstruksi yang baik dan tepat.

Ia menjelaskan dengan adanya International Monetary Found (IMF) yang akan diadakan di Bali, tidak ada kaitan dengan di Lombok dan di Palu. Akan tetapi, IMF juga prihatin dan simpati, serta ingin melakukan pengumpulan donasi, yang dimana hasilnya akan diberikan ke daerah Lombok dan Palu.

“Jadi jangan dikira IMF itu seperti pesta-pesta pora, ini hanya bicara menyangkut masalah-masalah ekonomi dunia, masalah pendidikan, masalah human capital dan berbicara yang baik, dan bermanfaat untuk Indonesia,” ujarnya.

Diketahui bahwa dalam kunjungannya kali ini, Luhut juga membawa serta beberapa peserta IMF-World Bank Group yang diselenggarakan di Bali. Para peserta juga turut berdonasi untuk meringankan beban para korban. (IL2)