Begini Cara Melindungi Diri dari Angin Puting Beliung

Mataram (Inside Lombok) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan kembali imbauan akan adanya potensi hujan beritensitas sedang hingga lebat pada Senin (28/01/2019). Masyarakat sebaiknya mempelajari cara menyelamatkan diri jika dilanda angin puting beliung

Peringatan ini khususnya ditujukan bagi wilayah bagian selatan Indonesia. Lantaran adanya penurunan intensitas dengan pusat tekanan 986 milibar pada siklon tropis relay yang akan terjadi ada di Samudera Hindia bagian selatan Pulau Jawa. Kecepatan angin berada pada maksimum 50 knot atau 95 km/jam yang bergerak ke arah barat daya.

Wilayah bagian Selatan Indonesia yang berpotensi cuaca ektrem ini antara lain Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Cuaca ektrem berpotensi bencana besar seperti banjir, tamah longsor, hingga angin puting beliung. Antisipasi akan terjadinya bencana akibat dampak intensitas hujan yang tinggi tersebut sangat diperlukan agar meminimalisir kerugian dan tidak memakan korban jiwa.

Potensi angin puting beliung akibat cuaca eksrem yang belakangan ini terjadi di Lombok juga cukup meresahkan masyarakat terutama bagi yang beraktivitas di luar. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan ketika menghadapi apabila angin puting beliung terjadi.

Jika berada di dalam ruangan, usahakan langsung menutup jendela dan mengunci pintu. Kemudian matikan aliran listrik dan mencabut regulator gas. Apabila angin puting beliung sedang terjadi, tempatkan diri di bagian tengah rumah atau bangunan.

Apabila berada di luar ruangan dan angin puting beliung sedang berlangsung untuk segera berlindung di dalam bangunan yang kokoh. Sangat tidak disarankan untuk berlindung di bawah pohon, baliho atau reklame, dan tiang listrik.

Sedangkan, jika berada di dalam kendaraan roda empat agar segera keluar dan mencari perlindungan di tempat yang memiliki bangunan kokoh. Hindari berlindung di bawah jembatan yang bisa berpotensi ambruk.