Banyak Rencana, Gubernur Minta Semua Target Daerah Selesai Tahun Depan

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (Inside Lombok/Bayu Pratama)

Mataram (Inside Lombok) – Pengembangan di beberapa sektor, khususnya industry dan pariwisata, terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat. Beberapa target telah disusun, meski banyak yang belum terealisasikan.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (Bang Zul) meminta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menyelesaikan target pembangunan serta program yang telah disusun. Penyelesaiannya sendiri ditargetkan sampai dengan tahun depan.

Ada beberapa target pembangunan yang menjadi janji Pemprov NTB dan harus dicapai dalam waktu dekat. Sebut saja pembangunan kawasan industri yang dijanjikan oleh Bappenas. Menurut Gubernur pembangunan kawasan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh Kepala Bappeda NTB dan Kadis Perindustrian NTB.

“Pastikan ini (kawasan industry) paling telat tahun depan sudah kita miliki,” ujar Bang Zul, Selasa (25/06/2019) seperti dikutip dari pernyataan resmi yang diterima Inside Lombok.

Selain itu ada juga upaya membuka akses penerbangan langsung dari dan menuju NTB yang menurut Bang Zul penting untuk memudahkan konektivitas serta memperlancar arus barang dan jasa ke NTB.

“Direct flight segera diurus oleh Kadis Pariwisata dari Singapore ke Lombok, dan dari Darwin ke Lombok,” ujarn Bang Zul.

Untuk itu Bang Zul telah menginstruksikan Kadis Pariwisata NTB untuk mengkoordinasikan rencana tersebut dengan para pelaku wisata, terutama maskapai, terkait beberapa masalah yang mungkin dialami serta solusi yang akan diberikan. Semisal pemberian insentif berupa subsidi agar penambahan jalur penerbangan langsung tersebut segera terwujud.

Selain itu pembangunan smelter di Pulau Sumbawa juga menjadi sorotan Bang Zul agar segera diselesaikan. Menurut Bang Zul tidak ada alasan dari pihak terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB dan Dinas ESDM NTB, untuk tidak menyelesaikan pembangunan smelter tersebut sesegera mungkin.

“TIdak ada alasan untuk tidak dimulai segera,” tegas Bang Zul.

Ada juga rencana pembangunan pabrik penggilingan padi oleh Bulog yang juga menjadi pekerjaan rumah untuk diwujudkan. Bang Zul sendiri menegaskan bahwa Pemprov NTB siap memberikan dukungannya jika memang Bulog membutuhkan kemudahan. Untuk itu, Bang Zul menyebut dirinya telah menunjuk Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Wirajaya Kusuma, untuk mengawal prosesnya.

Sentra Industri Logam dan Permesinan di Lombok Timur juga masuk dalam daftar prioritas Pemprov NTB saat ini untuk segera direalisasikan. Untuk mengawal rencana ini, Bang Zul telah meminta Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Andi Pramaria dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Lalu Saswadi, untuk membuat rencana kerja yang terukur.

“Semua sudah ada di lapangan. Tinggal dikoordinasikan,” tegas Bang Zul.

Hal lainnya yang sudah direncanakan namun belum terwujud juga adalah pembangunan jalan dan akses menuju Sirkuit Mandalika yang masih dalam proses. Bang Zul meminta seluruh pihak terkait agar memastikan pembangunan jalan tersebut berjalan tanpa kendala dan sesuai jadwal.

Kemudian masalah pengelolaan hasil hutan juga menjadi perhatian Bang Zul. Menurutnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB harusnya bisa mewujudkan rencana pembanguanan pengolahan sampah dan industry pengolahan hasil hutan dalam waktu dekat. Demikian pula dengan Dinas Perikanan dan Kelautan yang telah berjanji untuk membangun industry pengolahan hasil perikanan dan kelautan di NTB.

“Kadis Perikanan dan Kelautan pastikan kita segera memiliki industri pengolahan hasil perikanan dan kelautan kita. Kadis Perdagangan pastikan semua industri pengolahan yang kita bangun terbuka dan tersedia pasarnya,” ujar Bang Zul.

Terakhir, Bang Zul juga meminta agar rencana swasembada telur agar segera terealisasi kemudian disosialisasikan. Terget itu sendiri telah dibebankan Bang Zul kepada Kepala Disnakeswan NTB, Budi Septiani dan Kepala Distanbun NTB, Husnul Fauzi.

Bang Zul sendiri berharap agar semua rencana tersebut berjalan di koridornya masing-masing. Untuk itu, Bang Zul menyebut dirinya telah meminta Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Ridwan Syah dan Kepala Bappeda NTB, Wedha Magma Ardhi untuk memastikan hal-hal tersebut berjalan dalam dokumen RPJMD Provinsi NTB.

Menurut Bang Zul tekad untuk mendorong industrialisasi di NTB bukanlah wacana semata. Seluruh jajaran di Pemprov NTB menurutnya harus bersinergi dan memberikan yang terbaik untuk mewujudkannya