Hindari Gesekan, Pencabutan Nomor Calon Kades di Aikdewa Tanpa Pendukung

Saat pencabutan nomor urut calon kepala desa, Selasa (24/01/2023). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dalam rangka menjamin keamanan gesekan antar pendukung calon kepala desa di Desa Aikdewa, Panitia Pemilihan Kepala Desa melaksanakan pencabutan nomor di ruang tertutup dan tanpa diikuti oleh para pendukung atau pengusung calon.

Ketua Panitia Pilkades Desa Aikdewa, M. Zuhrir Rijal mengatakan bahwa kebijakan pencabutan nomor urut calon kepala desa tanpa dibarengi oleh massa pendukung dilakukan agar suasana tetap kondusif serta menjamin keamanan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2023 pada Maret mendatang.

“Para calon tidak boleh membawa massa, hanya diperbolehkan membawa 2 timses,” ucapnya kepada Inside Lombok, Selasa (24/01).

Adapun pengundian nomor urut calon biasanya dilaksanakan di tempat terbuka untuk disaksikan bersama oleh para pendukung masing-masing calon, namun langkah yang berbeda dilakukan panitia Pilkades Aikdewa yakni dilakukan di tempat tertutup yang berlangsung di aula kantor desa setempat.

“Ini langkah kita bersama untuk tetap menjaga kondusifitas, kita khawatir jika dilakukan di tempat terbuka dengan disaksikan banyak massa akan rentan ada gesekan lantaran para pendukung saling ejek dan hina,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Pringgasela, H. Adli mengatakan bahwa selesai tahapan pencabutan nomor urut, para calon bisa melakukan sosialisasi di masyarakat dengan dapat dijalankan secara tertib dan aman tanpa saling menjatuhkan.

“Mari sampaikan program- program yang akan dilakukan apabila terpilih, jangan sampai menjelekkan atau menyinggung salah satu calon. Kita harapkan pelaksanaan pilkades berjalan dengan aman dan nyaman setelah pencabutan nomor urut ini,” pungkasnya. (den)