IKM Gula Semut di Lobar Siap Ekspor Produknya

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pelaku IKM gula semut di Lombok Barat merasa siap untuk ekspor. Karena untuk menyiapkan gula sebanyak 9,5 ton yang diserap oleh program JPS Mantap hanya memerlukan persiapan 18 hari.

“Dari sini kami bisa mengukur kemampuan kami ketika nanti ada kesempatan untuk eskpor, ” ungkap H.Mustaan sebagai pelaku IKM (Selasa, 04/08/2020 di Langko).

Terkait rencana ekspor sudah direncanakan sejak lama, tetapi selalu terkendala oleh harga yang belum sesuai. H.Mustaan menyebutkan bahwa kendala ini dikarenakan belum selarasnya HPP yang dimiliki IKM dengan harga yang dipatok untuk ekspor.

“Ketika saya melakukan pameran di Malaysia, banyak negara yang ingin, cuma ya itu, terbentur lagi dengan harga yang memang tidak bisa lagi kami turunkan dari HPP yang kami miliki,” sambungnya.

Selain mencanangkan eskpor, H.Mustaan juga mengungkapkan harapannya ke depan ketika situasi sudah kembali normal, supaya hotel-hotel yang ada di Lombok Barat ini lebih mengedepankan pemanfaatkan produk gula lokal.

“Kami berharap pemerintah Lombok Barat untuk bisa bersuka rela atau berbesar hati untuk mengikuti program yang ada di pemerintah provinsi untuk paksa rela, ” katanya.

Lebih lanjut H.Mustaan menjelaskan mengenai paksa rela yang perlu dilakukan Pembak Lobar yakni supaya mau tidak mau, rela tidak rela harus dapat mengedepankan penggunaan produk gula lokal di hotel-hotel terutama yang ada di Lombok Barat.

“Jangan sampai adanya penyerapan yang namanya brown sugar dari luar, ” tutupnya.