Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Kasus LPG Bersubsidi Resort di Senggigi

Lombok Barat (Inside Lombok) – Ada kelanjutan dari kasus penyalahgunaan LPG bersubsidi 3 kg yang dilakukan oleh salah satu resort berbintang di kawasan Senggigi. Saat ini kepolisian tengah melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi. Di mana ada satu orang yang sudah mengarah menjadi tersangka.

“Nanti dari saksi itu akan kita lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi ahli” kata Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shiddiq, saat dikonfirmasi, Rabu (30/12/2020) di Mako Polres Lobar.

Untuk sementara, dalam penentuan tersangka, kata dia, akan bisa diperoleh setelah pemeriksaan para saksi rampung. Baru kemudian akan dilakukan gelar perkara untuk lanjut tahap penyidikan.

“Ada yang sudah mengarah ke sana (tersangka, red), satu orang kita pertimbangkan. Nanti akan kita sesuaikan dengan keterangan para saksi” tandasnya.

Yang kemudian akan disesuaikan dengan unsur-unsur yang ada dalam pasal 55 UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak bumi dan gas yang disubsidi oleh pemerintah.

Di mana dari pemeriksaan awal, terhadap tiga orang staf resort, mulai dari General Manager, engineering, serta resepsionis. Pihak kepolisan telah menerima jawaban bahwa LPG bersubsidi tesebut masuk dalam daftar inventaris kamar atau kelengkapan pada resort tersbeut.