Semarak HUT RI di Masyarakat Masih Kurang

Ketua Veteran Provinsi NTB, H. Abdul Kadir S.I.P (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok)- Perayaan HUT RI setiap tahun di lingkungan masyarakat masih sangat kurang semarak. Apalagi mengadakan kegiatan untuk memperingati, hanya untuk pemasangan bendera di rumah masing-masing masih sangat kurang.

Hal itu diungkapkan Ketua Veteran Provinsi NTB, H. Abdul Kadir kepada media Selasa (17/8) usai mengikuti peringatan HUT RI ke 76 di halaman kantor Gubernur NTB. Ia mengatakan, untuk menyemarakan HUT RI, semua veteran di NTB diminta untuk memasang bendera.

“Dari Bima hingga Mataram sambutannya sangat lemah. Di belakang kantor saya itu aja rumah – rumah tidak ada yang pasang bendera. Padahal sudah saya kasih contoh. Ada 500 bendera yang saya bagikan. Tapi tidak ada yang ikut pasang,” tuturnya

Menurutnya, Kabupaten Dompu sudah cukup baik dalam menyambut HUT RI. Di mana, pemasangan bendera di rumah – rumah sudah cukup semarak.

“Sekarang generasi muda endapan semangat pejuang jiwanya dan contoh sangat minim. Sehingga tidak terdorong untuk memenangkan. Contohnya untuk menghadapi Covid-19 ini. Protokol kesehatan pakai masker, jangan kumpul-kumpul tapi masih kurang,” ungkapnya

Materi perjuangan harus tetap diajarkan kepada peserta didik. Hal ini untuk menumbuhkan sikap nasionalisme generasi muda. Karena jika tidak diajarkan, generasi penerus tidak mengerti tentang nasionalisme.

“Saya tanya Bung Tomo kenal tidak. Kebanyak mereka tidak tahu. Padahal Bung Tomi itu sangat luar biasa itu. Masih untung Bung Hatta dan Bung Karno diingat itu. Yang lain tidak tahu dia. Coba aja tanya anak – anak itu,” keluhnya.

Ia berharap, materi tentang sejarah perjuangan bangsa harus dimatangkan di tingkat sekolah. “Harus dimatangkan ini,” tegasnya.