Wisatawan Asal Madiun Meninggal Saat Snorkeling di Gili Meno

3180
Korban yang meninggal saat snorkeling dievakuasi ke rumah sakit (Inside Lombok/Ist)

Lombok Utara (Inside Lombok) – Seorang perempuan asal Madiun, Jawa Timur, inisial CEM (63) ditemukan meninggal, Kamis (6/10) sekitar pukul 11.00 Wita. Tepatnya saat melakukan snorkeling di Patung Nest dalam laut di Gili Meno, Pemenang, Lombok Utara.

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP I Made Sukadana menerangkan dari keterangan yang diterima, sebelum melaksanakan snorkeling korban sudah diingatkan oleh rekannya agar tidak ikut dan cukup melihat dari glass bottom boat atau dasar kaca di perahu. Namun korban tetap turun melakukan snorkeling bersama rekannya SC yang di dampingi team snorkeling turun ke perairan.

“Selang 5 menit kemudian, tim snorkeling melihat korban sudah dalam keadaan posisi tengkurap dengan perlengkapan berupa alat pernapasan snorkel terlepas dari mulut korban,” ungkap Sukadana, Kamis (6/10).

Dikatakan, atas kejadian terlepasnya snorkel dari mulut korban, tim snorkeling yang melihat korban tidak bergerak kemudian menghampiri korban dan mengevakuasi korban ke atas boat terdekat. “Lalu korban dievakuasi menggunakan boat menuju ke Klinik Blue Island Hotel Villa, akan tetapi nyawa korban tidak bisa tertolong lagi,” ucapnya.

Korban dikabarkan meninggal dunia saat melaksanakan snorkeling di patung spot pantai Gili Meno bersama 5 orang rekannya. Di mana korban sebelum kejadian tersebut bersama dengan 16 orang lainnya pada pagi hari baru sampai di Gili Trawangan.

“Sebelum kejadian ini korban bersama rombongan sekitar 16 orang baru tiba di Gili Trawangan pada Kamis (6/10) sekitar pukul 08:30 WITA dan menuju di salah satu hotel di Gili Trawangan,” jelasnya. Atas kejadian tersebut Sat Reskrim Polres Lombok Utara mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum. (dpi)