Seorang Bocah 4 Tahun di Lombok Tengah Alami Tumor Ganas di Kepala

Seorang bocah bernama Muhammad Alfarizi umur 4 Tahun warga Dusun Bongor Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah mulai mendapatkan perhatian dan doa orang darmawan.

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Seorang bocah bernama Muhammad Alfarizi umur 4 Tahun warga Dusun Bongor Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah mulai mendapatkan perhatian dan doa orang darmawan.

Salah satunya dari Kasat Shabara Polres Lombok Tengah memberikan bantuan kepada anak kedua dari pasangan suami istri Busairi (40) dengan Zuriati (35) yang divonis penderita penyakit tumor ganas di kepala tersebut, Rabu (21/10).

Ayah Alfarizi mengatakan, anaknya itu lahir dalam keadaan normal pada tanggal 15 Desember 2016, kemudian seiring berjalannya waktu dia mulai sakit-sakitan pada umur 2,5 tahun dan tetap dibawa berobat ke Puskesmas. Berbagai upaya telah dilakukan supaya anaknya sembuh dan tidak sakit, baik itu secara medis maupun obat tradisional atau dukun. Bahkan dirinya merobohkan salah satu rumah orang tuanya sesuai petunjuk dari dukun, karena ada jinnya.

“Karena ingin anak saya sembuh, itu petunjuk dari dukun,” katanya.

Selanjutnya, karena kondisinya cukup parah, anaknya itu dibawa berobat ke Rumah Sakit Praya dan hasil pemeriksaan oleh dokter di vonis mengidap penyakit tumor. Anaknya mulai sakit parah dan kepalanya membesar sejak 5 bulan lalu, kalau awalnya hanya demam saja.

“Setelah ada hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit, baru di tahu mengidap penyakit tumor,” katanya.

Ia juga menjelaskan, selama anaknya sakit, kalau kambuh selalu kejang-kejang dan badannya panas, bahkan anaknya itu sekarang tidak bisa berjalan hanya bisa tidur dan dipangku oleh dirinya dan ibunya sambil diberikan makan.

“Allhamdulilah saat ini telah ada perhatian baik dari Pemerintah maupun pihak donatur lainnya. Besok akan dibawa ke Rumah Sakit Provinsi NTB untuk di operasi,” katanya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak termasuk Bapak Polisi yang telah membantu kami,” tambah Ibu Alfarizi.

Tepisah, Kasat Shabara Polres Lombok Tengah, Iptu Amrozi Hamidi mengatakan, dirinya berharap kepada pihak lainnya untuk bisa membantu keluarga Alfarizi, karena memang dia dari keluarga tidak mampu.

“Kondisi keluarga memang kurang mampu, kita berharap ada donatur lainnya juga ikut membantu,” katanya kepada wartawan selesai menyerahkan bantuan kepada pihak keluarga. (Ant)