Sekolah di Lobar Rencanakan Sistem MPLS Terbatas untuk Siswa Baru

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gerung Erni Zuhara. (Inside Lombok/Widia Cahya ni Sukma)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Usai proses penerimaan peserta didik baru, sekolah dihadapkan dengan persiapan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Di tengah merebaknya virus Covid-19, sekolah dituntut untuk memikirkan cara lain dalam memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru.

Di SMA Negeri 1 Gerung Lombok Barat, pihak sekolah telah membuat film pendek tentang sekolahnya. Video ini yang akan diunggah di laman internet dan media sosial sekolah. Sehingga nantinya dapat diakses oleh calon peserta didik baru di sekolah tersebut.

“Sesuai dengan surat edaran terbaru dari gubernur terkait pelaksanaan BDR dan MPLS, diperbolehkan sebenarnya kita melaksanakan MPLS terbatas dengan sistem shift misalnya. Sehari ditargetkan 50 sampai 100 orang, dibagi (bergiliran) masing-masing 3 jam untuk 25 orang siswa” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Gerung, Erni Zuhara, Rabu (8/7/2020).

Erni Zuhara mengakui pelaksanaan MPLS di sekolah di tengah situasi ini cukup dilematis. Terlebih wilayah Gerung masih tercatat sebagai zona merah dalam penyebaran virus corona. Namun, pihak sekolah tengah mempertimbangkan pelaksanaan MPLS secara terbatas di sekolah dengan sistem shift.

“Untuk mengantisipasi, sekolah membuat semacam film pendek yang memperlihatkan seluruh fasilitas di sekolah secara fisik kemudian kurikulum yang berlaku di sekolah, kegiatan penguatan karakter, berbagai macam kegiatan ekskul dan lainnya itu sudah disiapkan,” katanya.

“Sedang disiapkan aplikasi dimana operatornya nanti bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari calon siswa baru kita,” lanjut Erni.

Dari hasil rapat bersama anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), diputuskan bahwa kegiatan MPLS akan dilaksanakan berdasarkan situasi sekolah masing-masing, namun tetap dengan standar pencegahan penyebaran covid-19.

Sembari merencanakan tata cara pelaksanaan MPLS pada 20-28 Juli mendatang, SMAN 1 Gerung masih berkonsultasi dengan panitia penanganan covid-19 di daerah Lobar.

Pada tahun ajaran 2020-2021, SMAN 1 Gerung mendapat kuota siswa sebanyak 320 siswa, terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel).