Kemenag Gencarkan Vaksinasi Bagi Dua Ribu Guru Madrasah

Mataram (Inside Lombok) – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah di Kota Mataram direncanakan dibuka setelah Idul Fitri 1442 Hijriah. Terkait hal ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram menggencarkan pelaksanaan kegiatan vaksinasi bagi dua ribu lebih guru madrasah se-Kota Mataram.

“Dari dua ribu lebih guru madrasah tersebut sekitar 50 persennya baik dari tingkat RA, MI, MTs, MA negeri, maupun swasta sudah mendapatkan vaksin,” kata Kepala Kemenag Kota Mataram H M Amin, Jumat (7/5/2021).

Oleh karena itu, pihaknya mendorong semua guru madrasah khususnya yang ada di Kota Mataram untuk segera melaksanakan vaksinasi di pusat pelayanan vaksinasi terdekat. Tujuannya, agar sebelum lebaran semua guru sudah mendapat vaksin sehingga memberikan rasa aman bagi orang tua dan siswa ketika pembelajaran tatap muka dibuka secara resmi.

“Untuk mendapat vaksinasi boleh datang langsung ke 11 puskesmas se-Kota Mataram. Sebab, tiga posko vaksinasi yang kita rencanakan di tiga zona ternyata tidak bisa berjalan karena keterbatasan petugas medis,” ujarnya.

Tiga posko vaksinasi yang sebelumnya direncanakan yakni di MTsN 3 Mataram untuk sekolah yang berada di bagian selatan, MAN 2 Mataram untuk bagian tengah, dan MTsN 2 Mataram untuk bagian utara.

“Namun kondisinya berbeda, jadi sekarang kita dorong para guru untuk datang ke 11 puskesmas terdekat baik dari rumah maupun madrasah,” jelasnya.

Amin mengatakan, apabila terdapat guru madrasah yang belum atau tidak mau divaksin, maka guru tersebut akan diberikan sanksi berupa larangan untuk masuk kelas.

“Itu sanksi bagi guru madrasah yang tidak mau divaksin karena alasan pribadi, bukan alasan madis,” ucapnya.