Panglima TNI : Pakai Masker Harus Jadi Kebiasaan Baru

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP., Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat konferensi pers Jum’at (10/10) Sore. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Saat ini, kondisi Provinsi NTB disebut tidak terlalu parah penularan Covid-19. Hal ini dengan melihat capaian penanganan Covid-19 di daerah ini. Meski demikian, protokol kesehatan harus tetap terapkan dengan maksimal untuk bisa menekan kasus Covid-19.

Hal itu disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP., usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur NTB Jum’at (10/10) sore. Ia menyebutkan, saat ini positivity rate di NTB sebesar 3,04 persen pada tujuh hari terakhir. Besaran ini sesuai dengan ketentuan dari organisasi kesehatan dunia WHO.

Ia mengatakan, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bisa menurunkan kasus saat ini. Di mana, sebanyak lima kabupaten di Provinsi NTB saat ini berada pada level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa dan Sumbawa Barat. Sedangkan daerah yang level 2 yaitu Dompu, Bima, Kota Bima, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

“Kita jadikan Kita jadikan penggunaan masker adalah sebagai kebiasaan baru. Kemana pun kita harus menggunakan masker,” kata Panglima TNI.

Selain membiasakan menggunakan masker, Panglima TNI juga meminta agar isolasi mandiri dan isolasi terpusat dijadikan sebagai kebiasaan baru ditengah masyarakat jika merasakan gejala Covid-19. Di mana, masyarakat yang merasakan gelaja Covid-19 diminta untuk segara melaporkan diri ke petugas kesehatan.

“Dari masyarakat yang merasa bahwa mulai tidak enak badan segera lapor ke dokter/bidan dan langsung melakukan isoman atau isoter,” ujarnya.

Selain memaksimalkan penggunaan makser, pemda diminta untuk memperkuat 3T atau testing, tracing dan treatment. Sehingga masyarakat yang memiliki gejala segera bisa tertangani.

“Melakukan penguatan 3T testing tracing dan treatment. dan saya ingin menyampaikan bahwa, kebiasaan baru terkait 3T isoman atau isoter. Itu adalah bagian kebiasaan baru saat ini yaitu menggunakan masker dan melakukan isoman atau isoter,” ucapnya.

Langkah lain untuk menekan kasus Covid-19 yaitu dengan memaksimalkan vaksinasi. “Kita akan melakukan percepatan vaksinasi wilayah NTB. Saat ini, kita sudah melaksanakan diseluruh wilayah per hari. sehingga target kekebalan komunal di wilayah NTB secara tercapai,” pungkasnya.

Diharapkan, jika upaya tersebut dilakukan dengan maksimal, Provinsi NTB bisa berada pads level 1 PPKM. “Semoga NTB bisa segara mencapai level 1,” harapnya.