Polisi di Mataram Gencarkan Upaya Preventif Tekan Penularan COVID-19

Petugas kepolisian tidak memperkenankan salah seorang pengendara yang hanya mengenakan masker melintas di depan Pasar Kebon Roek dan memintanya untuk memutar arah kendaraan ke Timur Jalan Adi Sucipto, Mataram, NTB, Selasa (5/5/2020). (Inside Lombok/ANTARA/Humas Polresta Mataram)

Mataram (Inside Lombok) – Petugas Kepolisian di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terus menggencarkan upaya preventif untuk menekan penularan Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 di tengah masyarakat.

Bersama dengan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Mataram, upaya preventif kali ini dilakukan dengan menggelar razia pengendara yang tidak mengenakan masker dan helm.

“Jadi kegiatan ini (razia) menjadi bagian dari upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona¬†atau COVID-19,” kata Kasat Lantas Polresta Mataram AKP Raditya Suharta dalam siaran pers yang diterima di Mataram, Rabu.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran razia ada di sekitar wilayah Pasar Kebon Roek, Ampenan. Akses lalu lintas kendaraan menuju salah satu kawasan pasar induk di NTB pada sore hari dijaga ketat oleh petugas.

Penjagaan dilakukan di dua titik akses menuju pasar, baik yang berasal dari arah timur, di Jalan Adi Sucipto, depan SMPN 10 Mataram, dan dari arah barat, simpang tiga jalur menuju kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Bagi pengendara yang tidak mengenakan masker maupun helm, diminta petugas untuk memutar balik arah kendaraannya. Bagi yang mengenakan lengkap diperbolehkan melintas.

“Khusus yang menggunakan masker dan helm saja yang kita perbolehkan melintas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Raditya mengatakan, kegiatan ini akan menjadi rutinitas petugas di lapangan pada sore hari, mendekati waktu berbuka puasa. Kegiatannya akan dilaksanakan dengan menyasar lokasi berbeda-beda.

“Kita ingin masyarakat lebih sadar lagi tentang manfaat memakai masker saat pandemi corona seperti sekarang ini,” ucap dia. (Ant)