Warga Pujut Ini Hilang Saat Memancing, Begini Kronologisnya

Sat Polair dan warga setempat saat melakukan proses pencarian korban yang terseret arus saat memancing di Tebing Tanjung Dundang, Senin (3/12/2018). (Inside Lombok/ISTIMEWA)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Seorang warga bernama Sandi (35) dilaporkan mengalami kecelakaan di laut pada hari Minggu (2/12/2018). Sandi berasal dari Desa Sukadana Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Lalu Azis (42) yang berasal dari Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, melihat kejadian tersebut dan langsung melaporkannya ke petugas jaga kapal XXI-1009 Satuan Polisi Perairam Kepolisian Resor Lombok Tengah (Sat Polair Polres Loteng) pukul 12.15 WITA.

Menurut Azis sebagai pelapor, bahwa korban jatuh terpeleset akibat terhantam oleh ombak hingga tubuh korban hanyut terbawa arus.

“Pelapor yang merasa tidak dapat melakukan apa-apa, berinisiatif untuk melaporkan kejadiannya ke pihak yang berwajib,” kata Ahmad Taufik, selaku PS PAUR Humas Polres Lombok Tengah, secara tertulis hari Senin (3/12/2018).

Personel Sat Polair di bawah pimpinan IPTU Tamrin beserta warga setempat langsung melakukan pencarian setelah adanya laporan teraebut di Perairan Tanjung Dundang yang merupakan lokasi tempat terjatuhnya korban.

Proses pencarian dilakukan pada pukul 12.30 WITA dan pada saat itu telah ditemukan sebuah tas pinggang “FILA” terapung. Tas yang berisi peralatan pancing dan sebungkus makanan ringan tersebut diduga kuat milik korban.

“Tas mengapung di titik kordinat 8°54.882’S, 116°16.474’E,” lanjut Ahmad.

Pencarian berakhir pukul 17.30 WITA karena cuaca yang kurang bersahabat pada saat itu dan kurangnya alat penerangan.

Kasat Polair juga berharap agar korban dapat ditemukan secepatnya. Ia juga akan mengerahkan seluruh kemampuan Sat Polair semaksimal mungkin dalam melaksanakan proses pencarian.

Laporan terkhir dalam pencarian korban hari kedua, Senin (03/12/2018) pukul 10.00 WITA, Petugas Sat Polair dan para warga belum mendapatkan hasil dan masih melakukan pencarian. (IL4)