28.5 C
Mataram
Selasa, 27 Februari 2024
BerandaKesehatanTerus Dievaluasi, Angka Stunting di Loteng Masih 13,34 Persen

Terus Dievaluasi, Angka Stunting di Loteng Masih 13,34 Persen

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Loteng) melakukan evaluasi percepatan penurunan angka stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak. Angka stunting di wilayah Loteng tercatat sebesar 13,34 persen. Pemda terus berupaya agar angka terus terus mengalami penurunan.

“Kita harus berusaha bagaimana menguatkan itu dan tetap melakukan evaluasi agar penurunan stunting semakin cepat tercapai,” ujar Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Loteng, Kusriadi, Rabu (6/12/2023) di Praya.

Dikatakan, evaluasi percepatan penurunan stunting tetap dilakukan satu kali sebulan bersama dengan OPD terkait beserta para kepala desa. Sejauh ini, Pemda Loteng sudah menyiapkan anggaran untuk pendukung penurunan angka stunting.

Selain itu, pemberian bantuan kepada masyarakat juga terus dilakukan dan harus dipastikan tepat sasaran. “Seperti pastikan data sasarannya tepat, pastikan nama dan alamat sesuai, pastikan intervensi dilakukan atau tidak dan pastikan kalau sudah dapat bermanfaat apa tidak kepada penerima manfaat,”imbuhnya.

- Advertisement -

Sementara untuk wilayah kecamatan yang dominan masih tinggi stuntingnya yakni Kecamatan Kopang. Untuk itu, program pembagian telur tetap dilakukan, karena telur merupakan salah satu protein yang cepat untuk mengatasi gangguan pertumbuhan anak tersebut. “Satu telur memiliki kandungan 13 gram, otomatis 2 telur bisa mewakili protein per hari,” katanya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer