BerandaMataramJaga Stabilitas Harga, Penyaluran Minyakita di NTB Capai 1,6 Juta Liter

Jaga Stabilitas Harga, Penyaluran Minyakita di NTB Capai 1,6 Juta Liter

Mataram (Inside Lombok) – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat penyaluran minyak goreng program pemerintah, Minyakita, telah mencapai 1.674.108 liter hingga pertengahan April 2026. Distribusi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan penyaluran dilakukan secara masif ke berbagai saluran distribusi, mulai dari pasar tradisional, ritel modern hingga jaringan pengecer. “Kami terus mengoptimalkan distribusi agar merata di seluruh NTB. Fokus utama kami adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang di tengah masyarakat selalu terjaga,” ujarnya Jumat (17/4).

Data Bulog NTB menunjukkan serapan terbesar berasal dari skema pasar SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok) dan non-SP2KP dengan total 877.116 liter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 582.912 liter disalurkan kepada 122 pedagang di 11 pasar prioritas melalui skema SP2KP, dengan seluruh pasar telah terlayani sepenuhnya.

“Hingga pertengahan April ini, seluruh pasar SP2KP sudah terlayani 100 persen. Tidak ada titik yang kosong atau belum tersentuh distribusi. Ini menunjukkan bahwa sistem penyaluran kita berjalan efektif dan tepat sasaran,” terangnya.

Secara wilayah, Kota Mataram dan sekitarnya menjadi daerah dengan serapan tertinggi mencapai 657.588 liter. Sementara distribusi lainnya mencakup Lombok Timur sebesar 103.512 liter, Sumbawa 67.428 liter, dan Bima 48.588 liter.

Bulog NTB tetap melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga. “Ke depan, jangkauan distribusi akan terus kita perluas. Evaluasi berkala dilakukan agar masyarakat semakin mudah mengakses Minyakita, terutama saat terjadi trend peningkatan konsumsi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer